Rabu 14 Jan 2026 20:03 WIB

RI Pantau Kondisi WNI di Iran, Belum Putuskan Evakuasi

Sebagian besar WNI di Iran adalah pelajar yang berada di Qom dan Isfahan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan Pemerintah Indonesia akan terus memantau kondisi di Iran sebelum memutuskan mengevakuasi WNI menyusul demonstrasi besar yang merebak di negara tersebut.

Menurut dia, sebagian besar WNI yang ada di Iran adalah pelajar yang terpusat di kota Qom dan Isfahan yang diketahui bukan merupakan titik demonstrasi besar di negara tersebut.

Baca Juga

“Kalau dilihat dari situasinya, (para WNI) ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” kata Menlu RI, merespons pertanyaan terkait rencana evakuasi WNI dari Iran, Rabu (14/1/2025).

Ditemui usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Sugiono mengakui bahwa pihaknya sempat mengalami kendala komunikasi. Meski demikian, menurut laporan terbaru yang diterima, dipastikan tidak banyak WNI yang terdampak unjuk rasa besar-besaran di Iran.

Ia mengimbau kepada seluruh WNI yang masih ada di Iran untuk tetap waspada, selalu memerhatikan perkembangan situasi, serta menghindari titik-titik atau tempat demonstrasi di wilayah mereka.

“Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan,” kata Menlu RI, menambahkan.

Dalam pernyataan Kemlu RI pada Senin (12/1), berdasarkan komunikasi KBRI Teheran dengan para WNI di berbagai wilayah, khususnya di Qom dan Isfahan, mereka mengaku tidak mendapat gangguan keamanan yang signifikan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement