Kamis 05 Feb 2026 18:42 WIB

PM Australia Lawatan ke Jakarta Bertemu Prabowo

Kunjungan Albanese atas undangan Prabowo dan diharapkan menghasilkan dialog produktif

PM Australia Anthony Albanese dan Presiden RI Prabowo Subianto di atas kapal HMAS Canberra, Garden Island Naval Base, Australia, Rabu (12/11/2025).
Foto: BPMI Setpres
PM Australia Anthony Albanese dan Presiden RI Prabowo Subianto di atas kapal HMAS Canberra, Garden Island Naval Base, Australia, Rabu (12/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese akan kembali ke Jakarta, Indonesia pada 5-7 Februari 2026. Agenda Albanese untuk bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dan menandatangani traktat keamanan bilateral.

Menurut Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Jakarta, Kamis (5/2/2026), kunjungan Albanese atas undangan Prabowo dan diharapkan menghasilkan dialog produktif untuk meningkatkan kerja sama bilateral. "Ikatan Australia dengan Indonesia unik dan abadi sebagai tetangga, mitra, dan teman, berkomitmen pada Indo-Pasifik yang aman, stabil, dan makmur," kata Albanese.

Baca Juga

Traktat Keamanan Bersama Australia-Indonesia yang akan ditandatangani itu mencerminkan kemitraan dan kepercayaan mendalam antara kedua negara, meningkatkan kerja sama hingga tingkat lebih tinggi demi keamanan bersama. "Traktat ini menunjukkan kerja sama pertahanan yang semakin erat dan menegaskan hubungan kita lebih kuat dari sebelumnya," ujar Albanese.

Selain keamanan regional, pertemuan kedua pemimpin akan membahas perdagangan, investasi, pendidikan, dan pembangunan. Australia mencatat meningkatnya permintaan masyarakat Indonesia terhadap produk pendidikan, layanan kesehatan, dan barang konsumsi Australia, sejalan strategi ekonomi Australia di Asia Tenggara hingga 2040.

Indonesia juga meningkatkan investasi ke Australia, yang diproyeksikan memberi dampak positif bagi lapangan kerja, bisnis, dan ekonomi Negeri Kanguru. Albanese akan didampingi Menteri Luar Negeri Penny Wong, yang akan bertemu Menlu RI Sugiono selama kunjungan di Jakarta.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement