Rabu 17 Dec 2025 18:22 WIB

Pesawat TNI AU Angkut Hasil Pertanian Warga Aceh ke Jakarta

Hasil tani warga diangkut menggunakan pesawat Hercules menuju Posko Halim.

Hasil pertanian warga Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, yang terdampak bencana diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU ke Jakarta.
Foto: Setkab
Hasil pertanian warga Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, yang terdampak bencana diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU ke Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berupaya menyerap hasil pertanian warga terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Demi keberlangsungan ekonomi para petani tetap terjaga, hasil pertanian diangkut menggunakan pesawat TNI AU untuk dijual ke Jakarta.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya menyampaikan, salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah adalah mengangkut hasil tani warga ke Jakarta. Pesawat angkut TNI AU yang berangkat mengirim bantuan, baliknya ke Lanud Halim Perdanakusuma membawa hasil panen warga.

Baca Juga

"Bupati Bener Meriah, Bapak Tagore (Abubakar) menyampaikan bahwa sejak tanggal 8 Desember lalu, hasil-hasil tani warga Bener Meriah dan Takengon telah diterbangkan ke Posko Halim menggunakan helikopter atau pesawat TNI maupun swasta dari Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah," kata Teddy di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Menurut dia, kebijakan tersebut diperkuat setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh Tengah dan Bener Meriah pada 12 Desember 2025. Pada kunjungan tersebut, RI 1 menginstruksikan agar seluruh armada udara yang menurunkan logistik bantuan juga mengangkut hasil tani warga.

"Presiden mewajibkan setiap Hercules dan helikopter yang menurunkan Logistik ke Bandara Rembele harus mengangkut hasil tani warga ke Halim, Jakarta," ucap Teddy.

Dia menyebut, kebijakan pemerintah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan para petani yang terdampak tetap memperoleh akses pasar bagi produk pertanian mereka. Dengan begitu, para petani yang terdampak bencana bisa tetap mendapatkan penghasilan.

"Diharapkan para petani terdampak bencana terus akan memperoleh hasil penjualan dari hasil tani mereka masing-masing," kata Teddy.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement