Rabu 18 Mar 2026 13:21 WIB

Resmikan Kereta Kerakyatan di Stasiun Senen, Seskab: Arahan Presiden

PT KAI juga melakukan pembaruan fasilitas stasiun, termasuk Stasiun Gambir.

Seskab Lethal Inf Teddy Indra Wijaya berama Direktur Utama Kerata Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Foto: Setkab
Seskab Lethal Inf Teddy Indra Wijaya berama Direktur Utama Kerata Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mewakili pemerintah resmi meluncurkan Kereta Kerakyatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) siang WIB. Kereta baru tersebut menjadi salah satu opsi transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.

"Saya memenuhi undangan Direktur Utama Kerata Api Indonesia (KAI), Bapak Bobby Rasyidin, untuk meninjau langsung kesiapan armada kereta api khususnya peluncuran kereta api kerakyatan yakni kereta api dengan harga tiket lebih menurun namun kualitas dan kenyamanan yang meningkat," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga

Teddy menjelaskan, Kereta Kerakyatan merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat dukungan fasilitas transportasi bagi masyarakat selama musim mudik. Oleh karena itu, sambung dia, PT KAI melakukan pembaruan interior rangkaian kereta ekonomi guna meningkatkan kenyamanan penumpang.

"Kereta api ini diubah bentuk interiornya oleh KAI atas arahan Bapak Presiden sekitar tiga bulan lalu," jelas Teddy yang ikut melepas keberangkatan Kereta Kerakyatan ke Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta.

Dari sisi tarif, menurut dia, Kereta Kerakyatan dipastikan tetap terjangkau bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik menggunakan moda transportasi tersebut. Teddy menyebut, harga tiket Kereta Kerakyatan bahkan dijual lebih rendah untuk periode mudik Lebaran dibanding harga normal pada umumnya.

“Dari segi harga tiket dengan rute Jakarta-Yogyakarta, Kereta Api Kerakyatan ini biasanya seharga sekitar 250 ribu rupiah namun pada masa mudik ini dijual Rp 135 ribu-Rp 175 ribu. Dengan fasilitas full AC, toilet yang baik dan bersih, serta kursi nyaman dan tidak saling berhadapan," jelas Teddy.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement