REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto secara resmi melepas keberangkatan Satuan Tugas Tenaga Kesehatan (Satgas Nakes) TNI gelombang V ke Gaza, Palestina. Upacara pelepasan berlangsung di Ruang Palapa Kemenhan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).
Satgas Kesehatan terdiri 25 personel TNI yang siap bertugas selama empat bulan sebagai bagian dari misi kemanusiaan internasional. Pengiriman Satgas Nakes merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis antara pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).
Wamenhan Donny menjelaskan, misi nakes TNI adalah membawa penugasan negara yang bertujuan sangat mulia. Pengiriman nakes TNI berawal dari inisiasi Presiden Prabowo Subianto saat menjabat menteri pertahanan (menhan) periode 2019-2024.
"Misi ini adalah misi yang digagas oleh Bapak Presiden Prabowo. Beliau berkeinginan mengirimkan tenaga kesehatan dan rumah sakit lapangan," ucap Donny.
Setelah Prabowo tak menjabat menhan, pengiriman nakes TNI untuk merawat warga Gaza masih berlanjut hingga gelombang ke-V. "Karena itu tidak bisa kita lakukan secara institusi, yang paling memungkinkan adalah kita bekerja sama dengan UAE," ujar Donny.
Menurut dia, kerja sama dengan UAE memungkinkan Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam penanganan korban konflik di Gaza. Nakes TNI bertugas melalui fasilitas kesehatan yang disediakan oleh UAE.