Sabtu 29 Nov 2025 12:15 WIB

BNPB: Korban Meninggal Bencana Banjir dan Longsor di Agam Jadi 74 jiwa

Korban meninggal tersebar di lima kecamatan.

Foto udara permukiman penduduk yang terisolasi akibat banjir di Desa Napai, Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Jumat (28/11/2025). Data Pusdalops BPBD Aceh Barat mencatat bencana banjir yang disebabkan tingginya intensitas hujan dan meluapnya sungai krueng Woyla dan sungai Meureubo terus meluas dari 58 desa terendam menjadi 64 desa yang tersebar di 10 Kecamatan dengan rincian 3.725 kepala keluarga atau 7.418 terdampak.
Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Foto udara permukiman penduduk yang terisolasi akibat banjir di Desa Napai, Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Jumat (28/11/2025). Data Pusdalops BPBD Aceh Barat mencatat bencana banjir yang disebabkan tingginya intensitas hujan dan meluapnya sungai krueng Woyla dan sungai Meureubo terus meluas dari 58 desa terendam menjadi 64 desa yang tersebar di 10 Kecamatan dengan rincian 3.725 kepala keluarga atau 7.418 terdampak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir disertai tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bertambah menjadi 74 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa jumlah korban itu didapatkan berdasarkan data BPBD Agam per Jumat (28/11) pukul 20.00 WIB. Korban meninggal tersebar di lima kecamatan.

Baca Juga

"Di Kecamatan Palembayan tercatat 27 korban, terdiri atas 21 orang yang telah teridentifikasi dan enam lainnya masih menunggu identifikasi. Proses pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan tim gabungan di sejumlah titik terdampak," kata dia.

Dia mengungkapkan bahwa korban meninggal lain di Kecamatan Palembayan juga ditemukan di beberapa desa, yakni tujuh orang di Kampung Tangah, sembilan orang di Kampung Tangah Timur, dan 17 orang di Subarang Ala yang seluruhnya telah diverifikasi identitasnya oleh petugas.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement