REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Aksi unjuk rasa di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat yang sempat mereda kembali memanas. Sejumlah orang yang datang belakangan dengan berbendera manga One Piece memicu kerusuhan dengan melempari Mako Brimob.
Menjelang shalat Jumat dan sesudahnya, massa dari pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat lainnya sedianya sudah tenang. Mereka diajak berdialog dengan perwira dan prajurit TNI untuk menyampaikan tuntutan dengan damai.
Sejumlah tuntutan itu, seperti massa dibolehkan masuk dan tujuh tersangka penabrak pengemudi ojol Affan Kurniawan ditampilkan di publik sudah dijanjikan bakal dipenuhi.
Ada juga persetujuan bahwa para pengunjuk rasa bakal beristirahat hingga pukul 14.00. Namun menjelang waktu yang ditentukan itu, datang puluhan massa dengan pakaian hitam-hitam dari arah Kramat.
Di antara mereka ada yang mengibarkan bendera Jolly Roger dari manga One Piece. Kelompok ini kemudian melempar petasan ke dalam kompleks Mako Brimob. Massa yang baru datang ini yang kemudian mendorong massa kembali beraksi.
Sepanjang eskalasi itu, pasukan Marinir tak melakukan pencegahan. Sementara semua aparat kepolisian berlindung di dalam bangunan.