Jumat 29 Aug 2025 14:13 WIB

Sempat Reda, Ratusan Massa Kembali Demo Mako Brimob Kwitang Teriakkan Kata 'Pembunuh!'

Ratusan massa berunjuk rasa sekitar 500 meter dari Mako Brimob.

Sebagian massa mulai merangsek ke depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Aparat gabungan TNI AL dan TNI AD menahan massa.
Foto: Ahmad Fikri Noor/Republika
Sebagian massa mulai merangsek ke depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Aparat gabungan TNI AL dan TNI AD menahan massa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan demonstran kembali melakukan unjuk rasa di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat siang. Berdasarkan pantauan, massa tersebut dikawal personel TNI selama berunjuk rasa di sekitar 500 meter dari Mako Brimob.

Mereka meneriakkan kata-kata "pembunuh" sembari menunjuk-nunjuk ke arah Mako Brimob sambil mencoba bergerak mendekati markas tersebut. Awalnya, personel TNI yang berjaga tidak memperbolehkan. Namun setelah beberapa saat, massa diperbolehkan maju sekitar 20 meter.

Baca Juga

Hingga pukul 13.13 WIB, ratusan demonstran yang terdiri dari warga dan pengemudi ojek online (ojol) itu terus berteriak untuk menyampaikan aspirasi mereka. Unjuk rasa tersebut kembali dilakukan setelah Sholat Jumat, setelah sebelumnya ada kesepakatan untuk mempertemukan perwakilan ojek daring dengan pihak Brimob.

Hingga Jumat siang, akses kendaraan di Jalan Kramat Kwitang dari Tugu Tani hingga jalan layang (flyover) Senen lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan. Petugas masih melakukan penyekatan di kawasan Tugu Tani dengan memarkir truk dan separator sehingga jalur itu tidak dapat dilewati kendaraan.

Demonstrasi tersebut merupakan respons atas kematian seorang pengemudi ojol bernama Afan Kurniawan akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob berjenis Barracuda pada Kamis (28/8/2025) malam.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement