REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Semangat melawan narkoba makin bergema di kalangan mahasiswa. Herlin Angela Safa Abriel Fatilasyah, mahasiswi program studi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) dari Cyber University, resmi dilantik oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai anggota Yayasan Perempuan Bersinar di bidang anti narkoba.
Pelantikan ini dihadiri oleh para perempuan inspiratif dari berbagai penjuru Indonesia. Mereka datang dengan satu misi yakni menyuarakan bahaya narkoba dan memperkuat peran perempuan dalam mencegah penyalahgunaannya.
Para peserta menerima pin dan sertifikat sebagai tanda resmi keanggotaan yang disematkan langsung oleh Kepala BNNP DKI Jakarta, Irjen. Pol M Zainul Muttaqien. Selain itu, mereka juga membacakan ikrar sebagai bentuk komitmen untuk berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
Sebagai perwakilan Miss Chinese Indonesians Best Creativity 2024, Herlin mengungkapkan keterlibatannya dalam program ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah nyata dalam memberantas narkoba.
"Kami membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan merencanakan aksi yang akan dilakukan di daerah masing-masing. Ini adalah momen penting bagi kami untuk bersatu dan berkomitmen," ujar Herlin, dalam keterangan rilis, pada Sabtu (5/4/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga diri dari bahaya narkoba, terutama di era digital yang semakin membuka akses terhadap zat terlarang. Menurutnya, di era di mana akses terhadap narkoba semakin mudah, menjaga diri menjadi sangat krusial.
"Kami sebagai mahasiswa perlu meningkatkan pengetahuan tentang dampak negatif narkoba dan membangun lingkungan yang positif. Komunikasi yang baik dengan keluarga dan teman juga sangat penting agar kita bisa saling mengingatkan," ucap dia.
Ciptakan lingkungan yang sehat dan aman lewat kolaborasi
Sebagai Miss Chinese Indonesians Best Creativity 2024, Herlin bertekad untuk menyebarkan pesan-pesan positif dan menginspirasi lebih banyak orang. Ia juga mendukung berbagai kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat.
"Kegiatan penyuluhan sangat penting untuk memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Dengan adanya penyuluhan, kita bisa menjangkau lebih banyak orang dan memberikan mereka pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkoba serta cara pencegahannya," ucap Herlin.
Sementara itu, Kepala Kampus Cyber University Setiaji mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat dan komitmen Herlin.
"Kami bangga dengan semangat dan komitmen yang tinggi dari mahasiswa kita, salah satunya Herlin Angela Safa Abriel Fatilasyah, yang siap menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan narkoba di Indonesia," ujarnya.
Menurut Setiaji, Herlin merupakan mahasiswa penerima beasiswa 100 persen dari Cyber University. Kampus Fintech Pertama di Indonesia ini, juga terus memberikan apresiasi kepada mahasiswa aktif dan berprestasi melalui program beasiswa Bright Scholarship.
Dengan perannya yang semakin luas dalam upaya pencegahan narkoba, Herlin berharap semakin banyak perempuan yang berani bersuara dan beraksi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. "Melalui semangat kolaborasi, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi mendatang," kata Setiaji.