Rabu 02 Apr 2025 18:01 WIB

Indonesia Resmi Kirim Bantuan Gempa ke Myanmar pada Kamis

Indonesia telah menerjunkan tim ke lokasi terdampak gempa di Myanmar sejak Senin.

Personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) berjalan menuju pesawat usai mengikuti upacara pemberangkatan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/4/2025). Sebanyak 73 personel tim pencarian dan pertolongan Indonesia atau INASAR diberangkatkan untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Myanmar.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) berjalan menuju pesawat usai mengikuti upacara pemberangkatan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/4/2025). Sebanyak 73 personel tim pencarian dan pertolongan Indonesia atau INASAR diberangkatkan untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Myanmar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi di Myanmar pada Kamis (3/4/2025).

"Jadi, kami merespons apa yang disampaikan oleh Myanmar pascakejadian gempa kemarin, ini sedang kami proses persiapannya, rencananya besok bantuan (dikirimkan)," kata Sugiono ditemui setelah menghadiri acara open house atau gelar griya Ketua MPR RI, di Jakarta, Rabu.

Baca Juga

Dia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sendiri telah menerjunkan tim ke lokasi terdampak gempa di Myanmar sejak Senin (31/3). "Mulai dari tanggal 31 sudah ada tim yang kami kirimkan" ujarnya.

Dia lantas berkata, "Jadi besok secara resmi kami akan kirimkan bantuan."

Sebelumnya, pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Myanmar, yang melibatkan sejumlah instansi diantaranya BNPB, TNI, Kementerian Kesehatan, dan Basarnas, dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (1/4/2025).

Bantuan ini mencakup logistik, tenda pengungsian, serta tim pencarian dan pertolongan, yang diberangkatkan menggunakan tiga pesawat milik TNI.

Adapun pada Selasa (1/4/2025), korban meninggal akibat gempa dahsyat yang mengguncang Myanmar bertambah menjadi 2.719 orang, dengan 4.521 korban luka dan lebih dari 400 lainnya hilang, berdasarkan laporan China Central Television (CCTV).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement