Jumat 28 Feb 2025 19:29 WIB

Jelang Ramadhan, PSSI Gelar 'Doa Bersama untuk Garuda' di Ringroad Gelora Bung Karno

Acara "Doa Bersama untuk Garuda" diikuti oleh mantan bintang timnas Indonesia.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Doa Bersama untuk Garuda yang digelar di Ringroad Gelora Bung Karno pada Jumat (28/2/2025) pukul 17.00 hingga selesai.
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
Doa Bersama untuk Garuda yang digelar di Ringroad Gelora Bung Karno pada Jumat (28/2/2025) pukul 17.00 hingga selesai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia akan segera menjalani pertandingan penting dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah momen yang dinantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Untuk memberikan dukungan penuh bagi perjuangan skuad Garuda di lapangan, berbuatbaik.id menggelar acara Doa Bersama untuk Garuda.

Acara ini digelar di Ringroad Gelora Bung Karno pada Jumat (28/2/2025) pukul 17.00 WIB hingga selesai. Momennya pas, menjelang bulan Ramadhan 1446 Hijriyah. 

Baca Juga

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan bagi timnas Indonesia menjelang laga besar Kualifikasi Piala Dunia 2026. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan masyarakat, serta mengajak para suporter untuk mendukung timnas secara sportif dan damai.

Sekitar 1.500 peserta hadir dalam acara yang menghadirkan Ustaz Das'ad Latif sebagai pengisi acara. Selain diisi dengan doa bersama dan ceramah, acara tersebut juga diramaikan dengan pertunjukan musik religi dan seni dari anak-anak binaan berbuatbaik.id serta CATRSA Foundation dan LAZ CTARSA Foundation.

Acara ini juga akan dihadiri oleh para mantan pemain timnas Indonesia, antara lain Ilham Jaya Kusuma dan Charis Yulianto. Mereka turut hadir dalam kegiatan ini untuk memberikan dukungan langsung kepada timnas serta berbagi inspirasi kepada masyarakat yang hadir. 

Ilham dan Charis sepakat dan percaya, kekuatan doa sama pentingnya dengan usaha atau latihan dalam menentukan keberhasilan. 

"Acara Doa bersama ini penting, karena selain latihan juga, doa juga yang utama. Keduanya sangat penting, untuk hasilnya nanti kita kembalikan pada yang di atas. Sebagai Muslim, senjata utama kita adalah doa. Dulu sebelum main saya selalu minta doa orang tua terutama Ibu," ujar Ilham.

Ia menilai beban timnas Indonesia saat ini sangat berat. Masyarakat Indonesia ingin skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.

"Semoga pemain tidak terpengaruh pergantian pelatih, butuh mental baja," ujarnya.

Charis menambahkan selain kita yang berdoa sendiri, doa dari orang tua tentunya sangat penting. Sebagai mantan penggawa timnas, ia melihat beban pemain saat ini sangat berat.

"Pesan untuk pemain, siapa pun pelatihnya saat ini, seluruh pemain harus main semaksimal mungkin. Nanti lawan Australia dan Bahrain dapat yang terbaik," kata mantan bek tangguh Indonesia tersebut.

Selain menjadi ajang doa bersama, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat persaudaraan bangsa melalui olahraga, terutama sepak bola yang telah menjadi bagian dari identitas nasional. Adanya kolaborasi antara berbuatbaik.id dan PSSI ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa sepak bola tidak hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang kebersamaan, semangat, dan doa dari seluruh rakyat Indonesia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement