REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertandingan final Liga 2 antara PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2005) sore terpaksa ditunda. Penundaan terjadi saat babak kedua baru dimulai.
Penyebabnya, hujan turun sangat deras sehingga air menggenangi sebagian besar lapangan Stadion Manahan. Bola tak bisa melaju dengan sempurna.
Pada babak pertama, PSIM Yogyakarta sementara unggul 1-0 atas Bhayangkara FC. Tim Laskar Mataram ini mencetak gol pada menit kesembilan melalui tendangan bebas Rafinha.
Baik PSIM maupun Bhayangkara FC sudah memastikan akan berlaga di Liga 1 Indonesia pada musim 2025-2026. Sebab, mereka menjadi dua tim terbaik kompetisi Liga 2 musim ini.
Laga final ini pertemuan ketiga mereka musim ini. Keduanya saling mengalahkan pada putaran pertama dan putaran kedua Liga 2 pada babak penyisihan.

Hingga tulisan ini dibuat, pertandingan belum dimulai kembali setelah babak kedua berjalan semenit. Sebab, hujan deras masih mengguyur Kota Solo, Jawa Tengah yang membuat lapangan tergenang air sehingga tidak memungkinkan bola untuk bergulir.
Daftar Susunan Pemain
PSIM Yogyakarta: Harlan Suhardi (GK); Yusaku, Sunni, Savio Sheva, Yudha, Teddy (C), Arlyansyah, Adit, Sugiyanto, Hardiawan, Rafinha
Bhayangkara: Awan Setho (GK); Putu Gede, Leo, Hargianto, Spasojevic, Dendy, Ruben Sanadi (C), Ichsan, Arif, Frengky, Ryan