Selasa 16 Jul 2024 05:49 WIB

Kapolda Jateng dan Mantan Asisten Pribadi Prabowo Bersaing Ketat di Jateng

Elektabilitas Sudaryono berada di bawah Irjen Ahmad Luthfi.

Rep: Erik PP/Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono.
Foto: Republika.co.id
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Data Nasional (IDN) merilis hasil survei terbarunya terkait Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024. Hasilnya, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono dan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi elektabilitasnya selisih tipis menjelang pencoblosan pada 27 November 2024.

Menurut Direktur Eksekutif IDN, Syifak Muhammad Yus, dalam simulasi terbuka, elektabilitas Sudaryono berada di urutan kedua setelah Ahmad Luthfi. "Dalam beberapa simulasi terbuka, elektabilitas Sudaryono sebesar 9,6 persen berada diposisi kedua dengan menempel ketat Ahmad Luthfi yang berada di posisi pertama sebesar 13,5 persen," kata Syifak saat paparan survei di Jakarta, Senin (15/7/2024).

Baca: Prabowo Mengaku Segera Ingin Kunjungi Papua Nugini

Dia menyebut, di peringkat ketiga ditempati oleh wagub Jateng periode 2018-2023 Taj Yasin Maimoen dengan elektabilitas di angka 4,6 persen. "Dan di posisi keempat diikuti oleh Dico Ganinduto, bupati Kendal sebesar 3,7 persen," ucap Syifak.

Torehan tersebut menarik untuk diperhatian, khususnya terkait elektabilitas Sudaryono baru delapan bulan menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jateng dibandingkan Ahmad Luthfi yang telah empat tahun berdinas di Provinsi Jateng. "Ketua Gerindra Jateng bisa menempel ketat Ahmad Luthfi yang sudah berdinas lama di wilayah Jateng serta berada di atas Taj Yasin dan Dico," ujar Syifak.

Di luar posisi empat besar, muncul Ganjar Pranowo (gubernur Jateng periode 2018-2023) 3,5 persen, dan Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto 2,3 persen,mKetua DPW PKB Jateng Yusuf Chudlori 1,7 persen, dan Kepala LKPP sekaligus mantan wali kota Semarang Hendrar Prihadi 1,5 persen.

Ketika dibuat simulasi, kata Syifak, Ahmad Luthfi tetap teratas dengan elektabilitas 20 persen. Berikutnya disusul Sudaryono 16,7 persen , Taj Yasin Maimoen 13,6 persen, Bambang Wuryanto 9,7 persen, Yusuf Chudlori 5,1 persen, dan Hendrar Prihadi 4,9 persen.

Pum saat disimulasikan hanya tiga calon, Ahmad Luthfi mendapat elektabilitas 32 persen, disusul Sudaryono 22,4 persen, dan Hendar Prihardi 6,9 persen. "Pada beberapa simulasi, Ahmad Luthfi menjadi top of mind selalu berada di urutan pertama dan diikuti oleh Sudaryono," ujarnya.

Selama ini, Ahmad Luthfi yang merupakan mantan kapolrestabes Solo dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi. Adapun Sudaryono merupakan mantan asisten pribadi Prabowo.

Survei IDN digelar pada 30 Juni-7 Juli 2024 melibatkan 1.200 responden dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dan melalui metode dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement