Ahad 14 Jul 2024 12:48 WIB

Pelatih Ganda Putra Belum Tahu Kapan Undian Olimpiade Digelar, Tunggu Keputusan BWF

Tim bulu tangkis Indonesia akan bersiap di Kota Chambly sebelum tampil di Olimpiade.

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Rian Ardianto
Foto: AP Photo/Ng Han Guan
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Rian Ardianto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih ganda putra Indonesia Aryono Miranat berharap induk bulu tangkis dunia BWF memiliki kebijakan lain yang menguntungkan semua pihak, menyusul langkah menunda undian grup ganda putra Olimpiade Paris.

Uundian babak grup bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 untuk sektor ganda putra ditunda menyusul hasil sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) yang mengabulkan permohononan tuan rumah untuk mengizinkan dua wakilnya berlaga dalam nomor ini. Hal ini membuat ganda putra Olimpiade Paris diikuti oleh 17 pasangan, pertama kali sepanjang sejarah sejak bulu tangkis dipertandingkan di pesta olahraga dunia ini.

Baca Juga

Prancis sebagai tuan rumah akan memiliki dua pasangan, yaitu Christo Popov/Toma Junior Popov dan pasangan Ronan Labar/Lucas Corvee yang sempat dinyatakan tidak lolos karena kesalahan hitung poin kualifikasi.

"Drawing yang saya dengar ada dua pemain Prancis yang masuk, kita tunggu bagaimana kelajutannya," kata Aryono di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, sebelum terbang ke Prancis. "Belum tahu (kapan drawing-nya). Tulisannya dari sana postpone. Kita enggak tahu. Belum ada info lebih lanjut."

Aryono mengakui akan ada pemain yang dirugikan karena salah satu grup akan dihuni lima pasangan. Ganda putra yang lolos dari grup ini akan memainkan satu pertandingan lebih banyak dari lawan-lawannya. Ia berharap ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Rian Ardianto tidak termasuk dalam grup tersebut.

PBSI, kata dia, akan melayangkan. Namun kalau tidak bisa bisa mengubah apa pun, mau tidak mau tetap bermain.

Tim bulu tangkis Indonesia berangkat ke Prancis dengan tujuan awal kota Chambly untuk pemusatan latihan selama kurang lebih 10 hari. Penerbangan Sabtu kemarin terbagi dua kloter, pertama menggunakan maskapai Emirates EK357 pukul 17.40 WIB dan kloter kedua menggunakan Qatar Airways QR957 pukul 18.30 WIB.

"Di sana lebih banyak pola permainan karena kemarin dua minggu pertama dan kedua kan latihan keras sekali. Nah, di Chambly ini bukannya menurun tapi tekniknya yang diperbanyak dan lebih bervariasi lagi," kata Aryono tentang fokus latihan ganda putra selama di Chambly.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement