Ahad 28 Apr 2024 23:16 WIB

Tagana: Puluhan Rumah di Tasikmalaya Rusak karena Gempa

Gempa terdeteksi berpusat di Garut.

Seorang anak melintasi puing bangunan yang roboh akibat terdampak gempa di Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (28/4/2024). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 19 rumah dan empat fasilitas umum di 12 kecamatan mengalami kerusakan akibat terdampak gempa bumi magnitudo 6.5 di Barat Daya Garut.
Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Seorang anak melintasi puing bangunan yang roboh akibat terdampak gempa di Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (28/4/2024). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 19 rumah dan empat fasilitas umum di 12 kecamatan mengalami kerusakan akibat terdampak gempa bumi magnitudo 6.5 di Barat Daya Garut.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Taruna Siaga Bencana (Tagana) mencatat terdapat puluhan rumah warga yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, rusak akibat guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 di barat daya Kabupaten Garut, Sabtu (27/4/2024) tengah malam.

Ketua Forum Koordinasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya saat dihubungi melalui telepon seluler di Tasikmalaya, Ahad (28/4/2024) sore, mengatakan, tercatat sementara bangunan rusak berupa rumah, masjid, madrasah, pesantren, sekolah, rumah sakit, dan perkantoran sebanyak 55 unit.

Baca Juga

"Ini laporan sementara, data yang kami terima sampai saat ini, kemungkinan bisa bertambah," kata Jembar.

Ia menuturkan gempa bumi yang berpusat di laut Garut itu mengguncang wilayah Tasikmalaya dan menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga.

Tim dari Tagana Kabupaten Tasikmalaya maupun petugas dari instansi lainnya, kata dia, langsung bergerak melakukan pemantauan dan mengecek kondisi masyarakat maupun rumah warga yang terdampak gempa bumi.

Data yang diterima Tagana, kata dia, diperkirakan akan masih terus berubah seiring dengan jajarannya masih melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan seberapa besar dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

"Kami Forum Komunikasi Tagana Kabupaten Tasikmalaya melakukan pengecekan ke lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan instansi terkait yang ada di wilayah terdampak," katanya.

Ia menyampaikan, selain menimbulkan kerusakan, seorang satpam BRI tertimpa reruntuhan kaca di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang yang selanjutnya harus mendapatkan perawatan medis.

"Korban satpam BRI bernama Hendi tertimpa reruntuhan kaca di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang," katanya.

Kerusakan akibat gempa tersebut di antaranya seperti roboh bagian dinding, kemudian atap rumah dengan kategori kerusakan ringan, sedang, dan berat.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa bumi M 6,5 berpusat di laut 151 km barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 km tidak berpotensi tsunami. Gempa tersebut dirasakan cukup luas sampai Kabupaten Tasikmalaya yang masih daerah tetangga dengan Garut.

Selanjutnya dilaporkan guncangan gempa juga dirasakan cukup kuat di Bandung, Ciamis, dan Kabupaten Pangandaran yang berbatasan dengan Jawa Tengah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement