Kamis 18 Apr 2024 06:05 WIB

Kapolda Sumbar Minta Sopir Bus ALS yang Kabur untuk Serahkan Diri

Kapolda Sumbar meminta sopir bus ALS Medan-Jakarta yang kabur untuk menyerahkan diri.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Bilal Ramadhan
Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Suharyono. Kapolda Sumbar meminta sopir bus ALS Medan-Jakarta yang kabur untuk menyerahkan diri.
Foto: Republika/Febrian Fachri
Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Suharyono. Kapolda Sumbar meminta sopir bus ALS Medan-Jakarta yang kabur untuk menyerahkan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Suharyono, meminta sopir bus Antar Lintas Sumatra (ALS) yang melarikan diri pasca bus yang ia kemudi terbalik di Malalak, Kabupaten Agam, Senin (15/4/2024) lalu segera menyerahkan diri. Suharyono menyebut penyerahan diri sopir yang diketahui berinisial KH (40 itu) akan dapat membantu pihak kepolisian dalam mendalami kasus kecelakaan yang menewaskan 1 orang tersebut.

"Kami imbau kepada sopir yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri," kata Suharyono, Rabu (17/4/2024).

Baca Juga

Suharyono menyebut keterangan dari KH akan membuat kejadian kecelakaan ini terang benderang. "Kita ingin mengetahui dan mendalami kasus ini dari saksi-saksi, termasuk dari sopir," ucap Suharyono.

Kapolda Sumbar menilai insiden yang menewaskan satu orang penumpang tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Saat ini, kata dia Polda Sumbar masih terus mendalami penyebab kecelakaan bus dengan nomor polisi BK 7371 UD rute Medan-Jakarta itu.

Sebelumnya Kanit Laka Satlantas Polresta Bukitinggi Iptu Abdi Priyonono, mengatakan sopir yang mengemudi bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang terbalik di Malalak, Kabupaten Agam, Senin (15/4/2024) kemarin kabur usai kejadian. Polisi menurut Abdi masih memburu sopir yang diketahui berinisial KH (40) tersebut. Satu sopir yang tengah menjalani perawatan di RS Achmad Muchtar Bukittinggi kata Abdi merupakan sopir yang tengah istirahat mengemudi.

"Sopirnya ada dua. Satu sedang istirahat dan satu lagi yang menjalani bus. Sopir yang menjalani bus ini yang kabur. Sedangkan sopir yang sedang istirahat masuk rumah sakit," kata Abdi, Selasa (16/4/2024). 

Abdi mengatakan sopir tersebut kabur diduga usai kecelakaan ketika sedang proses evakuasi dilakukan. Meski demikian, kata Abdi, pihaknya sudah mengantongi identitas sopir. Menurut Abdi, pihaknya juga telah menghubungi pihak PO ALS untuk memintai keterangan. 

 "Sudah kita panggil. Mereka bersedia dan sekarang sedang melihat penumpang yang dirawat di RSUD Padang Pariaman," ucap Abdi. 

Abdi menjelaskan sopir yang kabur pascakecelakaan tersebut bisa dijerat pidana karena kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

Diketahui Bus ALS jurusan Medan-Jakarta, terbalik di jalur Malalak, Kabupaten Agam, pada Senin (15/4/2024) kemarin. Akibat kecelakaan tersebut, 1 orang penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Bua ALS berpelat BK 7371 UD tersebut membawa 47 penumpang dari Medan tujuan Jakarta. Bus tersebut melintasi Kota Bukittinggi dan Kota Padang.

Kebetulan saat ini jalur Padang -Bukittinggi diberlakukan one way system. Di mana kendaraan dari Bukittinggi menuju Padang lewat Malalak, sedangkan dari Padang menuju Bukittinggi via Padang Panjang. Jalur Malalak dikenal ekstrem. Banyak penurunan curam, tikungan dan rawan longsor bila cuaca hujan. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement