Senin 15 Apr 2024 12:45 WIB

Pemprov Jatim Buka 5.200 Formasi pada Rekrutmen CASN 2024

PTT yang telah mendapatkan NIK agar mendaftar menjadi PPPK.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Agus raharjo
Sejumlah peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) bersiap untuk mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis komputer di Telkom University, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (20/9). SKD CASN Pemkab Bandung 2021 tersebut diikuti oleh 8.562 orang peserta yang memperebutkan 490 formasi. Republika/Abdan Syakura
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Sejumlah peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) bersiap untuk mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis komputer di Telkom University, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (20/9). SKD CASN Pemkab Bandung 2021 tersebut diikuti oleh 8.562 orang peserta yang memperebutkan 490 formasi. Republika/Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim Indah Wahyuni mengungkapkan, pihaknya bakal segera membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2024. Total formasi yang tersedia terdiri dari 2.200 CPNS dan 3.000 untuk calon PPPK.

Namun demikian, kata Indah hingga saat ini jadwal penyelenggaraan seleksi CPNS maupun PPPK masih belum ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ia membocorkan perkiraan pembukaan pendaftaran dilaksanakan pada Mei 2024.

Baca Juga

"Diperkirakan pendaftaran akan dibuka pada Mei 2024," kata perempuan yang akrab disapa Yuyun tersebut, Senin (15/4/2024). 

Yuyun pun mengimbau bagi Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemprov Jatim yang telah mendapatkan Nomor Induk Kependidikan (NIK) agar mendaftar menjadi PPPK. Sebab, kata dia, pengangkatan PTT di Pemprov Jatim ditargetkan selesai pada Desember 2024.

"Jadi ini kita sudah harus menyelesaikan PTT kita semua lewat seleksi untuk diangkat menjadi PPPK. Diharapkan tidak ada lagi PTT di Pemprov Jatim setelah Desember 2024," ujarnya.

Yuyun menjelaskan, nantinya PPPK yang diterima akan terbagi menjadi dua kategori, yakni pekerja part time dan full time. Meski demikian, kata dia, secara umum tidak ada perbedaan antara kedua kategori PPPK tersebut.

"Sebenarnya sama saja. Cuma nanti beda di masalah kelas jabatan dan penggajian," ujarnya.

Yuyun menjelaskan, formasi PPPK tahun 2024 yang diusulkan Pemprov Jatim difokuskan untuk tiga bidang. Yaitu PPPK di bidang kesehatan sebanyak 1.050 orang, PPPK di bidang teknis 1.242 orang, dan PPPK di bidang pendidikan 1.044 orang. 

Sedangkan untuk formasi CPNS tahun 2024, Pemprov Jatim memfokuskan pada bidang kesehatan dan teknis. Adapun rinciannya, CPNS untuk bidang kesehatan 514 orang dan CPNS di bidang teknis 1.800 orang. Artinya, kata dia, untuk guru hanya tersedia melalui jalur PPPK.

"Untuk guru pengambilannya hanya lewat PPPK. Tapi kalau yang CPNS, adanya kesehatan dan teknis," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement