Selasa 26 Mar 2024 22:51 WIB

Tuban Kembali Diguncang Gempa

Gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat yang berada di daerah Bawean.

Warga membersihkan puing-puing bangunan rumah yang rusak akibat gempa di Desa Suwari, Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, Ahad (24/3/2024). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat sebanyak 4.085 rumah, 138 rumah ibadah, 68 sekolah, dan 12 perkantoran di Kecamatan Sangkapura dan Tambak mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Foto: ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Warga membersihkan puing-puing bangunan rumah yang rusak akibat gempa di Desa Suwari, Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, Ahad (24/3/2024). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat sebanyak 4.085 rumah, 138 rumah ibadah, 68 sekolah, dan 12 perkantoran di Kecamatan Sangkapura dan Tambak mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa bumi kembali mengguncang Tuban, Jawa Timur, pada pukul 21.54 WIB, Selasa (26/3/2024). Gempa berkekuatan 4.1 magnitudo berpusat di lintang 5.61 LS dan bujur 112.55 BT atau tepatnya di laut sejauh 154 km Timur Laut Tuban. 

Dilaporkan tidak ada kerusakan atau korban jiwa dari gempa berkedalaman 10 kilometer ini. Namun BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada.

Baca Juga

Sejauh ini, gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat yang berada di daerah Bawean dengan intensitas II-III. Meski demikian, belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa bumi ini. 

Menurut BMKG, pusat gempa bumi berada di laut sehingga potensi tsunami sangat rendah. Masyarakat juga dihimbau tetap tenang dan tidak panik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memonitor perkembangan gempa ini dan akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi gempa bumi dan tsunami, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement