Kamis 21 May 2026 20:35 WIB

NTB Masih Hujan Meski El Nino Menguat

Masyarakat diimbau manfaatkan air hujan guna mengantisipasi datangnya kekeringan.

ILUSTRASI Hujan
Foto: wikipedia
ILUSTRASI Hujan

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, sebagian besar wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berpotensi diguyur hujan. Hal itu diprediksi terjadi walaupun fenomena El Nino mulai menguat menuju moderat pada akhir bulan Mei 2026.

"Pada 21-31 Mei, terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 50 persen sampai 80 persen yang terjadi hampir di seluruh wilayah NTB," ujar prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG NTB Nindya Kirana di Mataram, NTB, pada Kamis (21/5/2026).

Baca Juga

Bahkan, lanjut Nindya, peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian sebesar 10 hingga 40 persen diprediksi terjadi di sebagian wilayah provinsi tersebut. Di antaranya adalah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, dan Bima.

BMKG mencatat, Indian Ocean Dipole (IOD) saat ini berada pada kategori netral dengan indeks -0.099. IOD netral diprediksi berada dalam kondisi positif mulai Juli 2026.

Adapun ENSO atau El Nino Southern Oscillation saat ini berada dalam kategori lemah dengan indeks anomali suhu muka laut Nino 3.4 sebesar +0,97.

Kondisi demikian, jelas Nindya, diperkirakan berkembang menjadi El Nino moderat pada periode Mei-Juni-Juli 2026.

Ia menuturkan, aliran massa udara di sebagian besar Indonesia saat ini didominasi angin timuran. Belokan dan pertemuan angin terlihat di wilayah sekitar garis ekuator.

Anomali suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia dalam kondisi normal hingga hangat. MJO dalam kondisi aktif di fase 2 (Indian Ocean), lalu diprediksi berangsur menjadi tidak aktif.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement