Senin 25 Mar 2024 13:49 WIB

Armaya Doremi Rintis Bisnis di Amerika

Armaya mengaku memiliki persepsi tajam terhadap tuntutan industri

Armaya Doremi
Foto: isrunewa
Armaya Doremi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Armaya Doremi, wanita muda asal Medan, Sumatra Utara yang telah tinggal di Amerika hampir enam tahun terakhir. Tak hanya merampungkan studi, Armaya telah membangun kariernya. Namun, ia berani keluar dari zona nyaman dengan membangun bisnis.  

Armaya telah merampungkan studi S2 dari salah satu universitas top di Amerika, yakni Northeastern University jurusan Corporate and Organizational Commmunication.

Baca Juga

Setelah meraih gelar Master dan mendapatkan pengalaman yang tidak ternilai di perusahaan-perusahaan ternama di Negeri Paman Sam, seperti TikTok dan Lilly’s Fresh Pasta, serta mengelola portofolio klien dalam industri restoran, Armaya kini memulai perjalanan baru. Karena pengalaman membangun karir terutama yang berkaitan dengan media sosial dan pemasaran digital sehingga kompetensinya terasah. Armaya pun dikenal sebagai pakar media sosial dan pemasaran digital.

Karena kemampuan yang dimilikinya, sehingga Armaya memutuskan membangun agensi media sosial dengan nama AYAMRA di Amerika. "Saya tahu ini tidak akan menjadi lebih mudah, tapi langkah pertama adalah memulainya, dan saya harus percaya pada diri sendiri," ungkap Armaya. 

“Agensi ini akan saya luncurkan pada bulan April mendatang,” katanya.

Armaya berharap agensi yang dibangunnya akan merevolusi keberadaan bisnis digital di seluruh Amerika. 

Misi Armaya yakni untuk membantu bisnis besar dan kecil dalam menguasai kerumitan media sosial dan digital. Visinya mencakup rentang layanan lengkap yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik klien dalam satu paket komprehensif.

Lebih lanjut dalam misinya, Armaya mengajak generasi muda yang memiliki keahlian dalam desain grafis, penyuntingan video, penulisan naskah, dan media sosial untuk bergabung dengan tim dinamisnya. Inisiatifnya bertujuan untuk menyediakan kesempatan kerja dan mengasuh bakat di dalam komunitas asalnya di Indonesia. “Jadi meski bisnis ini berpusat di Boston Amerika, saya mengajak anak muda Indonesia untuk bergabung bersama,” tukasnya.

Ketertarikan Armaya menjadi entrepreneur, karena melihat semakin banyak anak muda di Amerika, secara khusus di Boston, yang berani keluar dari zona nyaman dan memulai perjalanan penuh tantangan sebagai entrepreneur. “Saya merasa opportunity datang di saat yang tepat, jadi saya tidak mau menyianyiakannya. Apalagi saya melihat banyak bisnis terutama yang skala kecil yang belum menggunakan media sosial sebagai media promosi. Biasanya karena mereka tidak mengerti,” katanya menjelaskan.

Dengan dunia baru yang digelutinya, Armaya bertekad lebih displin lagi karena dirinya adalah pemimpin yang harus menjadi contoh bagi timnya kelak. 

Armaya mengaku memiliki persepsi tajam terhadap tuntutan industri dan wawasan ke depan tentang lanskap digital yang cepat berubah. Kecintaannya terhadap kesuksesan bisnis dan bakatnya dalam menciptakan konten digital yang menarik menempatkan agensinya yang akan datang, sebagai mercusuar inovasi dalam dunia pemasaran media sosial. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement