Rabu 04 Mar 2026 00:45 WIB

BPS Siapkan 1.699 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 di Ciamis

BPS Ciamis akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 pada Mei-Juli 2026 dengan 1.699 petugas, mendukung pembangunan ekonomi berbasis data.

Rep: antara/ Red: antara
BPS siapkan 1.699 petugas laksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Ciamis.
Foto: antara
BPS siapkan 1.699 petugas laksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Ciamis.

REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS, – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis menyiapkan sebanyak 1.699 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung dari Mei hingga Juli 2026. Agenda ini bertujuan untuk mengumpulkan data sektor usaha dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Ahmad Luqman, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi ini merupakan program nasional yang dilakukan setiap 10 tahun sekali, berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Data yang dikumpulkan meliputi identitas usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, serta perkembangan usaha terkini di Ciamis dan secara nasional.

Ahmad berharap hasil dari Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi fondasi perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan berbasis data akurat di Kabupaten Ciamis maupun di tingkat nasional. "Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya memotret jumlah dan persebaran usaha, tetapi juga menggambarkan struktur ekonomi, karakteristik dan profil perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital," jelasnya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyatakan dukungan penuh kepada BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPS ini mampu menghasilkan data berkualitas dan terintegrasi, yang akan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Herdiat juga mengungkapkan pentingnya data yang akurat untuk efektivitas program pemerintah, seperti dalam penanganan stunting.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement