Selasa 19 Mar 2024 10:19 WIB

Penjelasan Istana dan Paspampres, Ada Warga Meninggal di Lokasi Kunker Jokowi

Menurut Ari, Presiden Jokowi minta Paspampres dan pengamanan wilayah bersikap humanis

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Erik Purnama Putra
Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana saat memberikan keterangan pers di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Foto: Republika/Dessy Suciati Saputri
Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana saat memberikan keterangan pers di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (16/1/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berbelasungkawa dan prihatin atas insiden meninggalnya warga bernama Marhan Harahap, saat kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara pada pekan lalu. Dari video yang beredar melalui media sosial, pria tersebut tampak menerobos pengamanan karena hendak menuju ke masjid.

Setelah dihalangi oleh seorang petugas wanita yang berjaga di sekitar kunker Presiden Jokowi, pria tersebut terjatuh. Kemudian, korban dibawa oleh petugas keamanan lainnya untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca: Kapuspen Tegaskan TNI tak Terkait WNI Jadi Tentara Bayaran Ukraina

Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana menjelaskan, Presiden Jokowi turut prihatin dan berempati atas insiden yang terjadi saat kunjungan kerja ke Labuhanbatu, Sumut. "Presiden menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Marhan Harahap," kata Ari di Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Ari menegaskan, Presiden Jokowi selalu menekankan agar Paspampres dan aparat pengamanan wilayah bertindak humanis dalam mengamankan kunjungan kerjanya. Selain itu, ia juga menyebut, RI 1 selalu terbuka untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

"Dalam berbagai kesempatan, Presiden selalu menekankan agar Paspampres dan aparat pengamanan wilayah bertindak humanis," ujar Ari.

Baca: Empat Calon KSAU, Eks Ajudan dan Sesmilpres Jadi Kandidat Terkuat

Lebih lanjut, Ari mengatakan, Presiden Jokowi juga meminta agar aspirasi yang disampaikan masyarakat segera direspons dan ditindaklanjuti pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya. Sehingga ditemukan solusi konkret atas keluhan masyarakat di lapangan.

Video detik-detik meninggalnya Marhan Harahap tersebut diunggah di akun X @Murtadhaone1. Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa Marhan Harahap meninggal dunia setelah diseret petugas saat akan ke Masjid Agung Rantauprapat. Kedatangannya bertepatan dengan kunjungan Presiden Jokowi yang juga hendak menunaikan sholat Jumat.

"Detik-detik Marhan Harahap Meninggal Dunia Setelah Diseret Petugas Saat ke Masjid Agung Rantauprapat Bertepatan dengan Kedatangan @jokowi untuk Jumatan," tulis akun @Murtadhaone1. "Keluarga pun menangis histeris. Innalillah wa inna ilaihi rajiun. Semoga almarhum husnul khatimah," ujarnya.

Baca: Letjen Eko Margiyono Dimutasi Jabat Wagub Lemhannas

Asisten Intelijen (Asintel) Komandan Paspampres, Kolonel Kav Herman Taryaman membantah isu anggotanya telah menghalang-halangi Marhan Harahap saat akan menuju Masjid Agung Rantauprapat di Labuhanbatu. "Tidak benar adanya almarhum meninggal dunia disebabkan karena saat menuju Massjid Agung Rantauprapat dihalang-halangi anggota Paspampres," kata Herman.

Paspampres perempuan tak jaga Jokowi...

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement