Jumat 01 Mar 2024 20:29 WIB

Ada Pohon Tumbang, Operasional KRL ke Rangkasbitung Terganggu

KRL relasi Rangkasbitung-Tanah Abang, perjalananya hanya sampai Sudimara.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Erik Purnama Putra
Penumpang KRL Commuter Line menumpuk di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2024) petang WIB.
Foto: Republika.co.id
Penumpang KRL Commuter Line menumpuk di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (1/3/2024) petang WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter memohon maaf atas adanya kendala perjalanan KRLnCommuter Line rute Rangkasbitung, Banten pada Jumat (1/3/2024). Hal tersebut dikarenakan kendala akibat pohon tumbang yang mengenai listrik alilan atas (LAA) antara Stasiun Pondok Ranji-Stasiun Kebayoran sekitar pukul 17.50 WIB.

External Relations and Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, saat ini, petugas sudah di lokasi melakukan upaya normalisasi jalur. Petugas berusaha menyingkirkan batang pohon yang menghalangi jalur KRL Commuter Line.

"Untuk keselamatan proses normalisasi LAA pada lintas tersebut dipadamkan dan KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Rangkasbitung," kata Leza di Jakarta, Jumat (1/3/2024) malam WIB. 

Dia menjelaskan, seluruh perjalanan KRL Rangkasbitung tujuan Stasiun Tanah Abang hanya sampai Stasiun Sudimara, Kota Tangerang Selatan, untuk kembali ke arah Parungpanjang/Rangkasbitung. Lalu untuk seluruh perjalanan KRL tujuan Rangkasbitung/Parungpanjang perjalannya hanya sampai Stasiun Kebayoran untuk kembali ke arah Tanah Abang.

Sementara untuk perjalanan KRL Nomor 1777 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang, perjalananya hanya sampai Sudimara untuk kembali ke Rangkasbitung. Berikutnya untuk perjalanan KRL Nomor 1779 relasi Parungpanjang-Tanah Abang hanya sampai Sudimara untuk kembali ke Rangkasbitung.

Untuk perjalanan KRL nomor 1768 relasi Tanah Abang-Rangkasbitung, perjalananya kembali ke Stasiun Tanah Abang. "KAI Commuter mengimbau pengguna Commuter Line untuk selalu mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan. Tidak memaksakan naik jika keadaan Commuter Line sudah padat," tutur Leza. 

Gara-gara perjalanan KRL Commuter Line terganggu, para penumpang terlihat menumpuk di Stasiun Kebayoran. Mereka menanti operasional KRL berjalan normal, karena mengandalkan moda transportasi publik.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement