Rabu 28 Feb 2024 16:26 WIB

DPD IMM DIY Persembahkan Buku Sambut Muktamar Ke-20 di Palembang

Prof Irwan Akib dalam testimoninya, buku ini merupakan kegelisahan intelektual.

Ketua DPD IMM DIY, Muhammad Taufiq Firdaus.
Foto: Republika.co.id
Ketua DPD IMM DIY, Muhammad Taufiq Firdaus.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Menjelang perhelatan Muktamar 20 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kota Palembang, Sumatra Selatan pada Kamis (29/2/2024), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan buku Dialektika Keadaban: Menyongsong Satu Abad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Buku ini merupakan persembahan istimewa menyambut muktamar dan menjadi tawaran membangun IMM yang berkemajuan.

Buku terbitan Suara Muhammadiyah ini ditulis oleh 46 kader IMM DIY dengan tebal xxii+393 halaman. Buku ini berisi tiga cakupan utama, yaitu kebangsaan, keumatan dan persyarikatan. Tentunya, buku ini bukan tulisan biasa, tetapi hasil refleksi dan pemikiran kritis kader IMM DIY yang dituangkan ke dalam berbagai esai dan artikel mendalam. 

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Irwan Akib dalam testimoninya menjelaskan, buku Dialektika Keadaban merupakan bagian dari kegelisahan intelektual. Sehingga, diperlukan gerakan ilmu untuk membangun sebuah peradaban.

"Hadirnya buku ini sebagai bagian kegelisahan intelektual para kader IMM DIY, agar dapat terus memaju dan memicu semangat membangun ilmu, serta semangat gerakan ilmu di kalangan kader IMM. Sehingga gerakan Ilmu di kalangan kader IMM menjadi budaya tersendiri dalam membangun peradaban dan kemajuan," ucap Irwan.

 

Ketua DPD IMM DIY, Muhammad Taufiq Firdaus berharap, buku yang diluncurkan kali ini menjadi pemantik diskusi yang lebih produktif. "Buku Dialektika Keadaban ini diharapkan mampu mendorong kader IMM untuk berpikir kritis dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman," ucapnya.

Kabid RPK DPD IMM DIY sekaligus editor buku, Reza Fauzi Nur Taufiq menyebut, pihaknya percaya buku ini menjadi bekal untuk kontribusi nyata di masyarakat. "Kami percaya bahwa pemikiran yang tertuang dalam buku ini dapat menjadi bekal bagi kader IMM untuk berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih baik," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement