Kamis 15 Feb 2024 15:14 WIB

Exit Poll Ungkap Pemilih PKB dan Nasdem Terpecah, Sementara PKS Solid Coblos AMIN

Berdasarkan exit poll Mayoritas pemilih PKB dan Nasdem justru memilih Prabowo-Gibran.

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menyampaikan keterangan pers di posko pemenangan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Rabu (14/2/2024). Pada konferensi pers tersebut Anies dan Muhaimin menyampaikan masih menunggu keputusan resmi rekapitulasi penghitungan suara dan akan menghormati hasil akhir  yang dikeluarkan dari KPU.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menyampaikan keterangan pers di posko pemenangan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Rabu (14/2/2024). Pada konferensi pers tersebut Anies dan Muhaimin menyampaikan masih menunggu keputusan resmi rekapitulasi penghitungan suara dan akan menghormati hasil akhir yang dikeluarkan dari KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Antara, Febrian Fachri

Gambaran hasil Pilpres 2024 sudah bisa didapat dari beberapa hasil hitung cepat (quick count) lembaga-lembaga survei dan juga hasil hitungan KPU lewat laman Sirekap. Pasangan Prabowo-Gibran unggul atas Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dengan angka raihan suara di atas 50 persen sebagai syarat pilpres hanya berjalan satu putaran.

Baca Juga

Ada fenomena menarik berdasarkan hasil exit poll lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan bahwa pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar tak mampu lebih banyak menarik suara dari pemilih berbasis Partai Keadilan Bangsa (PKB) yang mana partai tersebut mengusung pasangan nomor urut 1 itu. Padahal diketahui, PKB mampu meraih suara signifikan dari pemilu legislatif. 

Survei menunjukkan bahwa mayoritas pemilih berbasis PKB justru lebih condong ke pasangan calon 2, Prabowo-Gibran dengan persentase suara sebesar 47 persen. Sedangkan Anies-Muhaimin meraih 37 persen suara dan pasangan calon 3, Ganjar-Mahfud hanya meraih 13 persen suara. 

"Pada basis PKB, ternyata juga pasangan Anies-Muhaimin tidak mampu menarik lebih banyak, dan bahkan lebih banyak yang terbelah atau mengalir deras kepada pasangan Prabowo-Gibran," ucap Direktur Riset Indikator Politik Indonesia Muhammad Adam Kamil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/2/2024).

Kondisi hampir sama terjadi pada pemilih berbasis Partai Nasdem yang mana partai tersebut mengusung Anies-Muhaimin. Hasil exit poll menunjukkan bahwa pemilih terbelah antara pasangan calon 01 dengan meraih suara sebesar 48 persen dan kepada pasangan calon 02 yang sebesar 39 persen.

"(Pemilih berbasis) Nasdem itu juga terbelah antara 01 dan 02, tapi 01 cenderung lebih dominan di basis yang memang pengusung," tutur dia.

Menurut Adam, pemilih berbasis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru menjadikan Anies-Muhaimin sebagai pilihan utama dengan meraih suara sebesar 71 persen. "PKS ini nampaknya menjadi faktor utama di kalangan basis 1. Sebesar 71 persen basis PKS itu mendukung pasangan Anies-Muhaimin," ujarnya. 

Dari kubu pengusung paslon 02, pemilih dengan basis Partai Gerindra tercatat jauh lebih solid dengan memilih calon presiden dan wakil presiden yang diusung partainya, Prabowo-Gibran, dengan persentase suara 97 persen. Selanjutnya, pemilih berbasis dua partai dari Koalisi Indonesia Maju yang menjagokan Prabowo-Gibran, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat, juga tercatat cenderung solid kepada pasangan nomor urut dua tersebut.

Selain itu, pemilih berbasis PDI Perjuangan solid mendukung pasangan Ganjar-Mahfud yang diusung oleh partai tersebut, dengan meraih suara tertinggi, yakni sebesar 63 persen.

"Dari sini memang kita bisa lihat bahwa basis dukungan partai itu punya efek positif terhadap basis dukungan calon, tapi ternyata tidak 100 persen juga. Ada juga yang terbelah-belah dan bahkan besar sekali, misalkan, seperti PKB lebih banyak yang kepada paslon 2 ketimbang paslon 1," tutur Adam.

photo

Pemilih lintas generasi di Pemilu 2024. - (Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement