Sabtu 10 Feb 2024 21:05 WIB

ITTS Siap Jadi Pilihan Terbaik Mahasiswa untuk Kuasai Teknologi Informasi

ITTS bertujuan menjadikan anak bangsa yang unggul dalam bidang teknologi informasi.

Kampus Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS). Insert. Onno W. Purbo
Foto: ITTS
Kampus Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS). Insert. Onno W. Purbo

REPUBLIKA.CO.ID, TANGSEL—Dunia digital dan informasi kini menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Sejumlah lembaga pendidikan tinggi menawarkan program informasi digital bagi mahasiswa yang ingin memperdalam dunia teknologi informasi.

“Kami siap mendidik dan membimbing mahasiswa untuk menjadi ahli digital dan ahli teknologi informasi,” kata Onno Widodo Purbo PhD, wakil rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dalam keterangan persnya yang disampaikan kepada Republika.co.id, Sabtu (10/2), di Jakarta.

Baca Juga

Onno menjelaskan, ITTS bisa menjadi pilihan universitas bagi mahasiswa yang tertarik pada bidang teknologi informasi. Kampus yang berlokasi di kawasan metropolitan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangsel, Banten ini, merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka dalam bidang teknologi informasi (TI/IT).

"Bagi calon mahasiswa yang ingin menggali tentang cyber security, hacking, data science, multimedia, animasi, dan lain sebagainya, bisa mendaftar ke IITS. Semua syaratnya sangat mudah," kata Onno.

Ia menyebutkan, kampus ini telah berdiri pada tahun 2019 lalu. Kampus ini diakui melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia No. 798/KPT/I/2019 tertanggal 9 September 2019. Saat ini, kata dia, ITTS dipercaya Menristek Dikti untuk menyelenggarakan tiga program studi unggulan, meliputi S1 Informatika, S1 Teknologi Informasi, dan S1 Sistem Informasi.

“Tiga program studi yang dimiliki ITTS ini seluruhnya berbasis Teknologi Informasi yang dikembangkan dengan ilmu entrepreneur. Sehingga tidak hanya bidang IT saja yang dimiliki para alumnus ITTS, tetapi juga basic entrepreneur yang akan membuat para alumnus mampu bersaing di kancah Internasional,” terangnya.

Onno menambahkan, kampus ITTS berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tangerang Selatan. Ia juga bersyukur, kampus ITTS mendapat dukungan dan apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan. Kampus ini, lanjutnya memiliki visi “Menjadi pusat teknologi berkelas dunia yang modern dan inovatif dalam membangun SDM berdaya saing global.”  Dengan visi tersebut, kata dia, ITTS bertujuan menjadikan anak bangsa yang unggul dalam mutu dan kemampuannya menghadapi kehidupan masa mendatang yang kaya akan teknologi. 

“Karena pertumbuhan IT yang semakin pesat pada masa kini disertai dengan revolusi industri yang semakin berkembang, maka ITTS hadir untuk mendidik dan membina generasi muda menjadi pribadi yang siap bersaing secara global serta meningkatkan kualitas sumberdaya profesional,” lanjut Onno. 

Sebagai informasi, Onno dikenal sebagai pakar teknologi informasi. Onno W Purbo mendedikasikan diri pada bidang pendidikan. Ia membagikan ilmunya melalui institusi pendidikan, yaitu Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS). Saat ini Onno menjabat sebagai wakil rektor.

 

Panelis Debat Capres

Belum lama ini, ahli IT ini ditunjuk menjadi salah satu panelis debat terakhir capres-capres, pada Ahad (4/2) lalu. “Saya bersyukur ditunjuk menjadi salah satu dari 12 panelis debat terakhir capres-cawapres,” ujarnya.

Pria kelahiran Bandung, 17 Agustus 1962, ini dikenal sebagai pelopor dunia IT di Indonesia. Selain pakar, Onno juga dikenal sebagai penulis, pendidik, dan pembicara seminar. Karya inovatifnya ialah Wajanbolic, sebagai upaya koneksi internet murah tanpa kabel dan RT/RW-Net sebagai jaringan komputer swadaya masyarakat untuk menyebarkan internet murah, serta penerapan Open BTS. Onno juga aktif dalam berbagai proyek penting terkait pengembangan internet dan jaringan pendidikan di Indonesia.

Terkait keterlibatannya sebagai panelis pada Debat Terakhir Pilpres 2024, Onno melalui channel YouTube Onno Center membagikan pengalamannya. Dia menjelaskan alasan KPU memilihnya sebagai salah satu panelis.

"Kayaknya KPU memilih saya karena saya memiliki kemampuan di teknologi informasi. Saya juga kan dosen, pendidik. Saya banyak berinteraksi dengan teman-teman di lapangan startup," kata Onno.

Onno juga menceritakan latar di balik proses kelahiran pertanyaan-pertanyaan untuk tiga capres. Seperti diketahui, Debat Terakhir Pilpres 2024 membahas isu seputar kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

Onno merupakan lulusan ITB jurusan Teknik Elektro pada tahun 1981. Ia lulus dengan predikat wisudawan terbaik. Pada 1989, ia melanjutkan studi ke Kanada dengan beasiswa dari PAUME. Onno berhasil meraih gelar Ph.D dari Universitas Waterloo, Kanada, dengan spesialisasi dalam bidang Teknologi Rangkaian Terintegrasi untuk Satelit.

Onno juga telah melahirkan banyak karya, baik dalam bentuk tulisan bebas yang dipublikasikan di internet, buku, publikasi internasional, maupun distro linux. Pengakuan atas kontribusinya tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari tingkat internasional. Pada 2020, Onno meraih Jonathan B Postel Service Award dari Internet Society (ISOC) atas jasanya di bidang internet. Ini merupakan salah satu dari berbagai penghargaan yang menandai kontribusi Onno dalam pengembangan serta pemahaman teknologi dan internet.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement