Kamis 21 Dec 2023 00:35 WIB

MPR Ingatkan Potensi Peningkatan Covid-19 pada Akhir Tahun

Ririe menilai akan ada pergerakan masyarakat yang masif saat libur akhir tahun.

Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat (Ririe).
Foto: dok pribadi
Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat (Ririe).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Ririe) mengingatkan ada potensi peningkatan kasus Covid-19 pada masa liburan akhir tahun. Menurut Ririe, butuh semangat kebersamaan dan saling menjaga untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada akhir tahun.

"Gerak bersama berbasis solidaritas dan kepedulian harus menjadi gerakan bersama untuk menekan angka penyebaran virus pada masa liburan akhir tahun," kata Ririe dalam keterangan, Rabu (20/12/2023). 

Baca Juga

Ririe menambahkan, data kasus positif Covid-19 di Tanah Air meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Yakni dari 40 pasien menjadi 267 pasien pada periode 28 November-2 Desember 2023.

Menurutnya, pengalaman di masa pandemi bisa menjadi bekal untuk mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 pada libur panjang tahun ini. Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem ini menegaskan, pada liburan kali ini akan terjadi pergerakan masyarakat yang cukup masif. 

Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah ini menegaskan, pencegahan kasus Covid-19 bukan semata tugas Pemerintah. Ririe berharap masyarakat mampu menunjukkan kembali kesadaran menyeluruh dalam menghadapi potensi penyebaran Covid-19 di masa libur Natal dan Tahun Baru mendatang. 

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Mohammad Syahril mengakui banyak pengalaman yang didapat masyarakat Indonesia selama pandemi beberapa waktu lalu dalam penanganan penyebaran Covid-19. Menurut Syahril, bila sebelum pandemi Covid-19 masyarakat belum terbiasa memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak, saat ini masyarakat mulai sadar menjalankan rangkaian protokol kesehatan tersebut. 

Kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan penyakit dengan langkah tersebut, menurut Syahril, patut diapresiasi. Kebiasaan menggunakan masker misalnya, ujar dia, mampu meningkatkan upaya pencegahan penyakit menular dengan baik, melalui langkah promosi, sosialisasi dan deteksi terhadap ancaman penyakit menular. 

Menurut Syahril, bentuk-bentuk pencegahan terhadap penyakit menular yang bisa dilakukan antara lain dengan penerapan pola hidup sehat dan protokol kesehatan. Selain itu, tambah dia, juga harus melakukan deteksi dini agar bisa menerapkan upaya pengobatan. Dengan deteksi dini, jelas Syahril, kita juga bisa mengelompokkan penyakit dalam gejala ringan, sedang dan berat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement