Selasa 19 Dec 2023 22:17 WIB

Gunungkidul Prediksi Peningkatan Wisatawan Hingga 25 Persen di Libur Nataru 2024 

Diperkirakan hampir 140 ribu wisatawan yang akan masuk ke Gunungkidul.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Muhammad Hafil
Wisatawan menghabiskan sore hari di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (1/11/2022). Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal Pantai Indrayanti menjadi salah satu destinasi wisata pantai favorit wisatawan. Pantai yang terletak di Timur Pantai Baron ini menjadi favorit wisatawan karena berpasir putih dan restoran berada di tepi pantai. Selain itu, di sekitar pantai juga sudah banyak terdapat penginapan bagi wisatawan.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Wisatawan menghabiskan sore hari di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (1/11/2022). Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal Pantai Indrayanti menjadi salah satu destinasi wisata pantai favorit wisatawan. Pantai yang terletak di Timur Pantai Baron ini menjadi favorit wisatawan karena berpasir putih dan restoran berada di tepi pantai. Selain itu, di sekitar pantai juga sudah banyak terdapat penginapan bagi wisatawan.

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyebut akan terjadi lonjakan menargetkan wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul memperkirakan terjadi peningkatan wisatawan hingga 25 persen jika dibandingkan dengan Nataru tahun lalu. Diperkirakan hampir 140 ribu wisatawan yang akan masuk ke Gunungkidul selama Nataru 2024.

Baca Juga

"Pengunjung kita targetkan akan masuk ke Gunungkidul selama Nataru mencapai sekitar 139.935 orang," kata Kabid Pengembangan Destinasi Dispar Kabupaten Gunungkidul, Supriyanta kepada Republika belum lama ini.

Supriyanta mengatakan bahwa peningkatan ini diperkirakan akan terjadi mengingat tidak ada pembatasan kunjungan seperti saat pandemi Covid-19. Selain itu, Nataru ini juga dibarengi dengan libur sekolah.

"Yang jadi pertimbangan juga dengan adanya DTW (destinasi tempat wisata) baru, seperti Obelix, Heha Ocean View itu. Jadi diperkirakan memang ada peningkatan sedikit di banding (Nataru) tahun lalu," ungkap Supriyanta.

Pihaknya memperkirakan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan akan terjadi sejak tanggal 23 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 mendatang. Dalam menyambut lonjakan wisatawan ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pelaku pariwisat yang ada di Gunungkidul.

Selain itu, juga sudah dilakukan pengecekan terhadap destinasi-destinasi wisata guna memastikan kesiapan untuk menyambut kedatangan wisatawan. Pengecekan ini juga dilakukan dalam rangka memastikan sarana dan prasarana di destinasi wisata mendukung dalam menerima lonjakan wisatawan nantinya.

"kita juga sudah membuat SE terkait persiapan Nataru. Juga karena kemarin memang sudah turun hujan dan musim penghujan belum merata di Gunungkidul, kita buat SE terkait kesiapan menghadapi hujan selama Nataru," jelasnya.

Dikatakan Supriyanta bahwa kawasan pantai di Gunungkidul DIY masih menjadi primadona wisatawan. Pada masa libur Nataru 2024, dikatakan kawasan pantai diperkirakan akan paling banyak dikunjungi.

"Tahun ini kami perkirakan (kunjungan wisatawan) masih prioritas di kawasan pantai," ungkapnya.  

Berdasarkan data Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan bahwa sepanjang Pantai Ngobaran hingga Pantai Pok Tunggal selalu menjadi primadona bagi wisatawan. Termasuk Pantai Timang, Pantai Baron hingga Pantai Wediombo.

Kawasan pantai tersebut menjadi pilihan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Destinasi wisata pantai tersebut juga dapat menjadi rekomendasi bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur Nataru di DIY, khususnya di Gunungkidul.

"Di Pantai Timang lebih banyak wisatawan mancanegara, dan Nataru tahun ini diperkirakan akan terjadi peningkatan. Di Wediombo juga selain pantai, dibangun juga wisata buatan dan ini baru saja dibuka, dimungkinkan akan terjadi peningkatan wisatawan juga disana," ungkap Supriyanta.

Tidak hanya kawasan pantai, Gunungkidul juga memiliki potensi wisata alam hingga destinasi tempat wisata (DTW) buatan. Seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunung Gambar, Gua Pindul hingga, yang juga menjadi pilihan banyak wisatawan yang ingin menikmati wisata alam.

"Destinasi ini juga menjadi bagian yang kita siapkan untuk Nataru," jelasnya.

"Jadi kita ada wisata pantai, wisata gunung, wisata buatan, komplit. Kita sudah siapkan semua menyambut lonjakan pengunjung di Nataru tahun ini," tambahnya.

Tidak hanya di Gunungkidul, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta juga melakukan pengecekan di sejumlah objek wisata dalam rangka memastikan kesiapan destinasi wisata. Seperti pengecekan yang dilakukan di Gembira Loka Zoo, XT Square, hingga Galeria Mall, Senin (18/12/2023).

"Ini untuk melihat persiapan destinasi wisata dalam menerima kunjungan wisatawan dalam jumlah banyak nanti," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogya, Wahyu Hendratmoko.

Wahyu menuturkan bahwa pengecekan ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya risiko yang berkaitan dengan keselamatan wisatawan. Pasalnya, kunjungan wisatawan diperkirakan akan meningkat signifikan di Kota Yogyakarta selama libur Nataru kali ini.

"Pengecekkan ini untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat maupun wisatawan sepanjang singgah di Kota Yogya," ucap Wahyu.

Dari pengecekan yang dilakukan, Wahyu menyebut bahwa mitigasi yang dilakukan oleh objek wisata dalam menerima lonjakan wisatawan terbilang cukup bagus. Seperti Gembira Loka Zoo yang dikatakan sudah siap menerima lonjakan wisatawan ini selama Nataru.

"GL (Gembira Loka) Zoo sudah cukup bagus dalam hal menerima kunjungan wisatawan dalam jumlah besar," ungkapnya

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement