Kamis 14 Dec 2023 18:17 WIB

BNPB: 347 Warga Terdampak Gempa Sukabumi

Gempa berdampak pada warga Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.

KRL melintas dengan latar belakang Gunung Salak di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/12/2023). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Salak yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peningkatan gempa tersebut di atas empat kali kejadian per hari sehingga berpotensi menyebabkan gempa tektonik lokal.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
KRL melintas dengan latar belakang Gunung Salak di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/12/2023). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Salak yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peningkatan gempa tersebut di atas empat kali kejadian per hari sehingga berpotensi menyebabkan gempa tektonik lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 347 warga terdampak pascagempa berkekuatan Magnitudo 4,6 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/12/2023). Gempa berpusat di darat 25 km Barat Laut dengan kedalaman lima kilometer.

"Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat data per Kamis (14/12) pukul 13.00 WIB gempa berdampak terhadap 347 warga dengan rincian 309 warga Kabupaten Bogor dan 38 warga Kabupaten Sukabumi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Kamis.  

Baca Juga

Abdul juga melaporkan kejadian tersebut menyebabkan 12 warga di Kabupaten Bogor terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak oleh gempa. Lebih lanjut, dampak kerusakan juga tercatat pada sejumlah bangunan.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement