Kamis 12 Mar 2026 22:04 WIB

Rusia Tegaskan Iran Berhak untuk Membela Diri Sesuai Piagam PBB

Rusia akan terus mengambil langkah-langkah untuk meredakan situasi di Timur Tengah.

Juru Bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova.
Foto: Russia MoFA
Juru Bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW - Rusia menegaskan hak Iran untuk membela diri dan menyerukan Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan agresi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia, Maria Zakharova mengatakan, Rusia akan terus mengambil langkah-langkah untuk meredakan situasi di Timur Tengah.

"Kami menganggap penting untuk menegaskan kembali hak Republik Islam Iran, dan juga semua negara lain, untuk membela diri sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB," kata Zakharova dalam sebuah konferensi pers, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga

"Kami menganggap serangan terhadap target sipil dan infrastruktur di Iran, negara-negara Arab tetangga, dan di mana pun tidak dapat diterima. Kami menyerukan Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan agresi militer dan kembali ke meja perundingan," ujar Zakharova.

Dia menambahkan bahwa konflik atas Iran dapat memiliki konsekuensi lingkungan dan radiologis bagi Timur Tengah.

Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan mereka itu diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, mereka segera memperjelas bahwa serangan itu dilakukan karena mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei itu sebagai tindak pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kemlu Rusia mengutuk operasi AS-Israel itu dan menyerukan segera dilakukan deeskalasi dan penghentian permusuhan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement