Selasa 05 Dec 2023 17:43 WIB

Komitmen Astra Tingkatkan Kualitas SDM Agar Terjadi Peningkatan Kesejahteraan di Daerah

Astra mengirimkan 26 Guru Muda Garda Depan sebagai agen perubahan.

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Gita Amanda
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) Gunawan Salim saat berbincang dengan media di Jakarta, Senin (4/12/2023).
Foto: Republika/Ronggo Astungkoro
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) Gunawan Salim saat berbincang dengan media di Jakarta, Senin (4/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Astra melalui Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) berupaya untuk turut meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, terutama di daerah terentaskan. Upaya itu dilakukan dengan tujuan agar SDM Indonesia memiliki kecakapan hidup yang dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayahnya.

“YPA-MDR turut berkontribusi untuk meningkatkan kualitas SDM agar memiliki kecakapan hidup yang dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayahnya, mencintai seni budaya lokal, dan memiliki karakter yang didasari nilai-nilai luhur Indonesia,” ucap Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim di Jakarta, Senin (4/12/2023) lalu. 

Baca Juga

Ada sejumlah upaya pembekalan yang diberikan oleh YPA-MDR sebagai upaya peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, manajemen sekolah, dan komite sekolah. Pembekalan itu dilakukan untuk mencapai standar pendidikan yang berlaku sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang diberlakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Hal tersebut dibuktikan melalui status sekolah binaan yang meraih Akreditasi A, Predikat Sekolah Unggul, sertifikat ISO 9001: 2015, sekolah berbasis Information and Communication echnology (ICT), sekolah berbasis riset, dan Sekolah Adiwiyata.

 

Pada 2023, kata Gunawan, YPA-MDR menambah wilayah binaan baru, yaitu 11 sekolah di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur dan 15 sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai lbu Kota Nusantara (IKN).

“Kami memperkuat dua wilayah ini dengan mengirimkan 26 Guru Muda Garda Depan (GMGD) yang berperan sebagai agen perubahan untuk memajukan pendidikan di sekolah binaan,” jelas dia.

Selain itu, sambung Gunawan, YPA-MDR mengadakan Festival Generasi Cerdas di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, dengan diisi berbagai macam lomba dan festival seni budaya. Pada tahun yang sama, YPA-MDR juga menyelenggarakan Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) X.

“Yaitu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyatukan visi dan misi setiap sekolah binaan yang dihadiri oleh 122 kepala sekolah, sembilan guru, dan tiga pengawas sekolah,” ujar Gunawan.

Pada FKSB, YPA-MDR pun melaksanakan pengukuhan 32 Sekolah Independen, yakni acara pendeklarasian sekolah yang dianggap sudah mencapai status Sekolah Unggul sehingga mampu beroperasi secara mandiri.

Untuk 2024, kata dia, YPA-MDR berkomitmen melanjutkan misi sebagai agen perubahan dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tertinggal dan strategis. Di mana, itu semua dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan daerah melalui sinergitas pembinaan yang terintegrasi.

“YPA-MDR akan merayakan ulang tahun ke-15 dengan mengobarkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Semua daya dan upaya yang dilakukan oleh YPA-MDR dilakukan sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” kata dia.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement