Selasa 05 Dec 2023 05:23 WIB

Sembilan Pesantren NU di Kabupaten Bogor Terima Bantuan Sanitasi

Danone donasi sebesar Rp 390 juta untuk pembangunan sumur bor dan sanitasi layak.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
RMI PCNU Kabupaten Bogor menerima sumbangan bantuan sumur bor dan sanitasi untuk sembilan pesantren NU di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/12/2023).
Foto: Republika.co.id
RMI PCNU Kabupaten Bogor menerima sumbangan bantuan sumur bor dan sanitasi untuk sembilan pesantren NU di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Danone Indonesia terus memberikan kontribusi dalam mendukung masyarakat mendapatkan mengakses air bersih dan sanitasi. Kali ini bekerja sama dengan Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Danone Indonesia menyerahkan bantuan sumur bor dan sanitasi untuk sembilan pesantren NU di Kabupaten Bogor.

Perusahaan memberikan donasi sebesar Rp 390 juta yang akan digunakan untuk membangun sumur bor dan sanitasi layak di sembilan pesantren dan satu kantor PCNU di Bogor. Ketua PC RMI Kabupaten Bogor KH Abdul Basit Mahfuf, Direktur Suistainable Development Danone Indonesia Karyanto Wibowo, Pengurus PCNU Kabupaten Bogor KH Abbas Ma'rup, dan Pengurus RMI PBNU Gus Moch Hilmi Ashisdiqi Al-Aroky hadir di acara itu.

Dalam sambutannya, KH Abdul Basit Mahfuf menjelaskan, selama ini, masih banyak pesantren yang kesulitan mendapatkan air bersih maupun sanitasi yang layak untuk para santri. "Juga ada beberapa pesantren yang mengalami krisis air atau kekeringan. Bahkan, kualitas airnya pun berbeda pada saat musim kemarau dan hujan," ujarnya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/12/2023).

Oleh karena itu, sambung dia, bantuan sumur bor sangat diperlukan untuk mendapatkan kualitas air bersih yang layak. Selain kebersihan air, menurut Kiai Basit, kondisi MCK juga perlu diperhatikan, baik dari sisi kelayakan maupun jumlahnya.

"Untuk itu, kami sangat berterimakasih kepada Danone Indonesia yang telah memberikan bantuan kepada pesantren NU di Kabupaten Bogor ini agar bisa mengakses air bersih serta mendapatkan sanitasi yang layak. Semoga ke depannya, kualitas kebersihan di pesantren akan semakin meningkat," ujar Kiai Basit.

Pengurus RMI PBNU Gus Moch Hilmi Ashisdiqi Al-Aroky mengapresiasi Danone Indonesia karena peduli dengan kebersihan air dan sanitasi untuk pesantren di wilayah Bogor. "Kami sangat menyambut baik inisiasi antara Danone Indonesia. Tentu apa pun bentuknya kebaikan itu akan selalu kami dukung dan terima," ujar Gus Hilmi.

Director of Sustainability Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo menjelaskan, kegiatan seperti ini sudah menjadi agenda wajib perusahaan. Menurut dia, perusahaan ingin terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar dan tidak akan berhenti.

"Hal ini tentu tidak luput dari dukungan ormas besar seperti NU. Alhamdulillah, kolaborasi kami dengan NU sudah berjalan cukup lama. Kali ini kami menyoroti bagaimana mencari solusi terkait permasalahan air bersih yang masih menjadi polemik di Indonesia hingga saat ini," ujar Karyanto.

Menurut Karyanto, saat ini, baru 90 persen penduduk yang dapat mengakses air bersih di Indonesia. Kalau dikaitkan dengan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia, menurut dia, masih ada jumlah penduduk yang cukup signifikan belum dapat mengakses air bersih. "Lebih dari 20 juta orang Indonesia belum dapat mendapatkan akses air bersih," ujarnya.

Salah satu penerima manfaat Irham Juana dari Pesantren Al Badariah, Kecamatan Leuwiliang, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Danone Indonesia maupun NU. Berkat bantuan tersebut, pesantren yang berisikan 45 santri itu kini segera mendapatkan penambahan MCK dan tempat wudhu.

"Saya mendapat informasi terkait bantuan ini dari NU. Setelah dihubungi dan disurvei alhamdulillah pesantren kami menjadi salah satu yang mendapatkan bantuan tersebut," kata Irham.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement