Rabu 29 Nov 2023 14:49 WIB

Dorong Pelestarian Situ, Festival Situ 2023 Digelar

Kolaborasi banyak pihak mewarnai pelaksanaan Festival Situ 2023.

Festival Situ 2023
Foto: istimewa
Festival Situ 2023

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kolaborasi banyak pihak mewarnai pelaksanaan Festival Situ 2023. Puncak Festival Situ 2023 dibuka ritual bernama “Rajah Bubuka” dengan diiringi oleh alat musik kecapi yang dibawakan langsung oleh Gentra Pajajaran.

Kegiatan ini juga dibuka oleh sambutan dari perwakilan Yayasan Nastari, Nevky Emiraj Saputra. Nevky menjelaskan bahwa Festival Situ 2023 merupakan acara perayaan bagi para pegiat situ dan masyarakat sekitar situ.

Baca Juga

“Festival Situ merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Sekolah Situ yang dilakukan dengan pendekatan pengembangan masyarakat berbasis potensi (appreciative inquiry). Festival Situ termasuk ke dalam D terakhir dari 7D (Disclosure, Define, Discover, Dream, Design, Deliver, Drive), yaitu drive. Di mana Festival Situ menjadi perayaan dan hari gembira bagi para pegiat situ dan masyarakat sekitar situ karena telah melakukan kegiatan pelestarian dan pengembangan situ,” kata Nevky dalam keterangan persnya.

Lebih lanjut, kata dia, Festival Situ 2023 memiliki tujuan khusus untuk menggaungkan kegiatan pelestarian Situ di Kabupaten Bogor yang notabene memiliki situ paling banyak di Indonesia dengan mengajak para pemuda-pemudi untuk melakukan kampanye di media sosial.

 

Para tamu undangan yang menghadiri kegiatan seperti perwakilan PT Tirta Investama, Camat Gunung Putri, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, dan perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sangat menyambut baik kegiatan ini karena dapat meningkatkan perhatian dan keterlibatan masyarakat dalam mengelola situ secara lestari juga mendorong masyarakat dalam kegiatan berwisata di Situ.

Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, secara khusus sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli akan pengelolaan situ secara lestari. “Saya mengapresiasi semua pihak yang menjadi bagian dalam kegiatan pengelolaan situ lestari. Harapan saya bahwa kegiatan yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan komunitas di situ ini mampu menjadi inspirasi yang memicu kepedulian dan pengelolaan situ secara lestari yang bisa dilaksanakan di situ-situ lainnya di Kabupaten Bogor,” ujar Kurnia.

Kegiatan Puncak Festival Situ 2023 dimeriahkan oleh berbagai penampilan yaitu Tari Jaipong yang dibawakan oleh Sanggar Seni dan Rias Citra Budaya, Pencak Silat yang dibawakan oleh Gentra Pajajaran, dan Musikalisasi Puisi yang dibawakan oleh Peka Membaca. Adapun yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini, yaitu berbagai booth makanan dari UMKM/IKM Desa Cicadas.

Salah satu rangkaian kegiatan Festival Situ 2023, yaitu pemilihan Situ Hero Kabupaten Bogor. Situ Hero kali ini berfokus pada amplifikasi isu pengelolaan situ di Kabupaten Bogor melalui kampanye di media sosial dengan harapan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan situ lestari.

Pengumuman Situ Hero terpilih disampaikan pada acara puncak ini. Situ Hero terpilih 1, yakni Pandu Jlang G, Terpilih 2 Yadi Sukmawiguna, dan Terpilih 3 Muhammad Rizki Hadi P. Selain pengumuman pemenang Situ Hero terpilih, adapun penganugerahan Local Hero untuk pegiat situ yang diberikan kepada Musa Binrasid, karena kontribusinya dalam pengembangan ekonomi di Situ Citongtut.

Kemudian adapun penyerahan lelang lukisan karya Dimas Jemot yang sudah dilakukan melalui akun instagram Festival Situ dan dimenangkan oleh Yolan Yussy S dari Yayasan Bambu Lestari. Pelelangan lukisan bertujuan untuk kegiatan pendampingan penyelamatan Situ Tlajung Ilir bersama Paguyuban Situ Tlajung Ilir. 

Puncak Festival Situ ditutup dengan kompetisi balap bebek kayuh pertama di Indonesia yang dinamai Bebek Racing 2023. Bebek Racing diikuti oleh 16 tim yang terdiri atas 2 orang anggota dari setiap tim dan dimenangkan oleh Tim Ikan Dalam Kolam, kemudian diikuti oleh Tim Kembang Dayung dan Tim Kura Lambai untuk juara 2 dan 3. Harapannya kompetisi balap bebek ini dapat menjadi sarana untuk mengajak anak muda turut serta dalam kegiatan promosi wisata air di situ. 

Perlu diketahui Yayasan Nastari berkolaborasi dengan Gentra Pajajaran, Kalaramu Art Project, Peka Membaca, Gerakan Pungut Sampah, Pokdarwis Lestari, Forum UMKM Desa Cicadas, dan Sanggar seni Citra budaya. Tak hanya kolaborasi dengan elemen masyarakat, kegiatan ini pun mengajak elemen pemerintahan untuk turut ambil peran dengan melibatkan pemerintah Desa Cicadas, pemerintah Kecamatan Gunung Putri, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Bappedalitbang Kabupaten Bogor dan BBWS Ciliwung Cisadane.

Kegiatan yang didukung oleh PT Tirta Investama plant Citeureup ini dilaksanakan pada Minggu, 26 November 2023 di Lapangan sempadan Situ Citongtut, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan rangkaian akhir atau puncak dari Festival Situ 2023 yang bertujuan untuk meningkatkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak dalam mengelola situ secara lestari.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement