Ahad 19 Nov 2023 17:46 WIB

Gibran Bantah Ijazah Kuliahnya di Australia Palsu

Ijazah Gibran di Insearch di University of Technology Sydney (UTS), Australia.

Rep: Febryan A/ Red: Teguh Firmansyah
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, ketika diwawancarai wartawan usai menghadiri acara Silaturahmi Nasional Desa 2023 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (19/11/2023).
Foto: Republika/ Febryan A
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, ketika diwawancarai wartawan usai menghadiri acara Silaturahmi Nasional Desa 2023 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (19/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, akhirnya angkat bicara soal tudingan bahwa ijazahnya dari sebuah universitas di Australia adalah palsu. Putra sulung Presiden Jokowi itu menegaskan bahwa ijazahnya asli.

"Ijazah palsu apa? Nggak ada yang palsu," kata Gibran kepada wartawan di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (19/11/2023).

Baca Juga

Isu ijazah palsu Gibran ini awalnya mencuat di media sosial X. Adalah akun @DokterTifa yang melontarkan tudingan-tudingan tersebut sejak beberapa hari yang lalu. 

Dia menyebut Gibran memiliki ijazah palsu dari program Insearch di University of Technology Sydney (UTS), Australia. Wali Kota Solo itu disebut tidak berkuliah di URS, melainkan hanya kursus setara SMK.

 

Sebagai catatan, isu ijazah palsu juga kerap menimpa bapaknya Gibran, yakni Presiden Jokowi. Jika Gibran diterpa isu miring itu saat maju Pilpres 2024, sedangkan Jokowi ketika mencalonkan diri pada Pilpres 2019.

KPU RI sudah menegaskan bahwa ijazah Jokowi asli. Gibran juga sempat angkat bicara terkait tudingan yang dialamatkan kepada ayahandanya itu. 

Gibran menyebut, tudingan tersebut merupakan isu lama yang percuma dibantah. "Sampai bosen jawabnya, mau dibantah 100 kali pun percuma," ujarnya tahun lalu.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement