Kamis 09 Nov 2023 17:39 WIB

Relawan Usbat Ganjar Galang Solidaritas Warga Medan Bersihkan Pemakaman Masyarakat

Kegiatan tersebut diinisiasi atas dasar budaya gotong royong.

Kegiatan gotong royong membersihkan area tempat pemakaman umum (TPU) milik masyarakat di Jalan Marelan Raya Pasar III, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara.
Foto: Dok. Web
Kegiatan gotong royong membersihkan area tempat pemakaman umum (TPU) milik masyarakat di Jalan Marelan Raya Pasar III, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Upaya dalam memperluas jaringan dalam memperkenalkan sosok Ganjar-Mahfud gencar dilakukan oleh Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatra Utara. Kali ini, Usbat Ganjar guyub bersama masyarakat untuk melakukan aksi sosial adakan kegiatan gotong royong membersihkan area tempat pemakaman umum (TPU) milik masyarakat di Jalan Marelan Raya Pasar III, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara. 

Koordinator Usbat Kota Medan, Ustad Nizar Nur mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi atas dasar budaya gotong royong yang selama ini sudah melekat sebagai identitas bangsa Indonesia.

Baca Juga

Dalam kegiatan tersebut, Ustad Nizar pun bersilaturahmi mengenalkan sosok Ganjar-Mahfud sebagai capres dan cawapres di 2024 dengan menggandeng Serikat Tolong Menolong (STM) Nurul Iman Medan.

"Kami mengadakan program bakti gotong royong di area makam wakaf masyarakat, tujuannya kami ingin menggalang persatuan dan kesatuan selaras dengan pedoman NKRI yang beragam, sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat untuk mengenalkan Pak Ganjar," ungkap Ustad Nizar, seperti dinukil dari Antara, Kamis (9/11/2023). 

Kegiatan tersebut, ungkapnya, dilakukan atas dasar pedoman yang tertera dalam kitab suci Al-Quran yang mengajarkan bahwa gotong rotong dan silaturahmi merupakan sesuatu yang dianjurkan dalam hukum islam.

"Islam mengajarkan bagaimana pentingnya gotong royong, dalam konteks tersebut dijelaskan di Al-Quran bahwa gotong royong itu akan menimbulkan ikatan kekeluargaan yang kuat dan hukumnya sunnah muakkad," kata Ustad Nizar.

Selain itu, menurut Nizar, kegiatan tersebut sebagai representasi dari sosok Ganjar Pranowo yang selama ini selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan. Bagaimana sosoknya yang menyatu bersama masyarakat, guyub dan mendengar langsung aspirasi dari masyarakat setempat.

"Tepat sekali karena kegiatan ini kami terinspirasi dari pak Ganjar karena beliau tokoh yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, sehingga kami datang di sini untuk merepresentasikan sosok beliau," lanjut Ustad Nizar.

Dengan demikian, Usbat Ganjar berkomitmen akan terus menanamkan nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan budaya, anjuran agama, sekaligus kepanjangan tangan dari kepribadian Ganjar.

"Selanjutnya kami akan terus melebarkan jaringan di kegiatan serupa, seperti gotong royong dan pelatihan yang nyata di lapangan sehingga memberikan dampak baik secara ilmu maupun sosial dalam hal ini persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa," kata dia.

Selain pembersihan area makam, Usbat Ganjar melakukan kegiatan doa bersama, serta memberikan bantuan berupa alat pengeras suara untuk kebutuhan masyarakat setempat. 

Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilakukan Usbat Ganjar bersama Remaja Masjid dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Hakim, serta puluhan warga di pemakaman Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

Koordinator Daerah (Korda) Usbat Ganjar Kabupaten Deli Serdang Ahmad Thalhah mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mengajak anak muda untuk turut serta dalam aksi sosial yang bermanfaat.

 

“Kami mengajak para remaja yang ada di Desa Kolam untuk bersinergi dengan para orang tua, para ustaz, dan dan masyarakat,” kata Ahmad seperti dinukil dari Antara

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement