Rabu 25 Oct 2023 15:45 WIB

Digitalisasi Bisa Majukan Pariwisata dan Pendapatan Pangkalpinang

Teknologi berpengaruh ke kehidupan, sehingga setiap orang dituntut untuk adaptif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat (tengah).
Foto: Republika.co.id
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat (tengah).

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Digitalisasi merupakan pisau bermata dua yang harus dioptimalkan ke arah positif untuk membangun Kota Tanjungpinang, Provinsi Riau semakin baik dan maju. Terlebih lagi, core bisnis yang berkembang di Tanjungpinang adalah pariwisata. 

Sehingga sektor tersebut dapat memanfaatkan aspek digital dengan maksimal agar meningkatkan pendapatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat menyinggung tentang zaman sekarang yang memasuki era persaingan.

"Kalau kita ingin memenangkan kompetisi, lihatlah potensi yang ada pada diri kita. Di Tanjungpinang, adalah budaya dan pariwisata, utamanya manuskrip, itu adalah PR agar bagaimana hal itu menjadi lokomotif perekonomian," kata Zul dalam acara 'Gali Ilmu Literasi Digital' di Aula Wali Kota Tanjungpinang dikutip Rabu (25/10/2023)

Zul menjelaskan, mengenai daerah wisata yang cukup tersohor di Tanjungpinang yaitu Pulau Penyengat, perlu dipromosikan. Apabila digitalisasi dapat dioptimalkan di sektor tersebut, tentu akan berdampak baik kepada masyarakat Tanjungpinang.

"Mari kita bersama sama dengan melek digital tadi untuk mendorong pusat wisata Pulau Penyengat menjadi pusat wisata dunia. Mengemas digitalisasi untuk hal-hal yang positif," kata Zul.

Local Champion Literasi Digital Kepulauan Riau, Selly Febrilia Mayora menjelaskan, teknologi dapat berpengaruh terhadap kehidupan, sehingga setiap orang dituntut untuk adaptif. "Digital skill menjadi penting karena bisa mendapatkan manfaat seperti branding, mencari keuntungan, dan dapat menjadi sebuah lapangan pekerjaan seperti atlet e-sport," ujar Selly.

Salah satu contoh penggunaan internet positif adalah dengan mengakses informasi untuk pembelajaran melalui banyak platform, termasuk media sosial. "Ide kreatif harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Yang muda harus membantu yang tua dan sebaliknya untuk dapat membangun Kepulauan Riau menjadi Makin Cakap Digital," kata Selly.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement