Selasa 10 Oct 2023 20:18 WIB

Para Relawan Santri dan Srikandi Ganjar Latih Kemampuan Bisnis Milenial di Palangkaraya

Kaum milenial pun bersemangat untuk memulai usaha UMKM.

Pelatihan foto produk serta membuat konten produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aula Gedung GBK, Jalan G Obos Induk Nomor 77, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kalteng.
Foto: Dok. Web
Pelatihan foto produk serta membuat konten produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aula Gedung GBK, Jalan G Obos Induk Nomor 77, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kalteng.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA PALANGKARAYA -- Ratusan milenial yang terdiri atas santri dan mahasiswa di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), antusias mengikuti pelatihan foto produk serta membuat konten produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aula Gedung GBK, Jalan G Obos Induk Nomor 77, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Robiyanto selaku peserta pelatihan ini mengapresiasi kegiatan yang digelar sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) dan Srikandi Ganjar.

"Saya mewakili para santri yang hadir di sini berterima kasih kepada relawan SDG dan Srikandi Ganjar yang telah menyelenggarakan pelatihan foto produk dan membuat konten produk UMKM," kata dia, demikian dilansir pada Selasa (10/10/2023). 

Baca Juga

Santri berusia 23 tahun ini mendapatkan banyak sekali wawasan setelah ikut pelatihan entrepreneurship ini. Dia menilai, para peserta dilatih untuk mulai berbisnis sejak muda.

Selain itu, dia juga diberi praktik bagaimana agar produk yang dijual bisa laku di pasaran dengan memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram.

"Dari kegiatan ini, saya mendapatkan wawasan untuk bagaimana cara kita memasarkan produk lokal kita di media sosial. Lalu, bagaimana kita memfoto produk supaya hasilnya bagus dan menarik para pelanggan untuk membeli produk lokal Kalteng," ucapnya.

Robiyanto pun ke depannya tertarik untuk membuka bisnis kuliner karena sudah mengetahui beberapa tips dan sukses berbisnis dari kegiatan yang digelar loyalis Ganjar Pranowo itu. "Ke depannya, saya membuka usaha produk UMKM sendiri khas Kalteng," ucapnya.

Peserta pelatihan lainnya bernama Wulan Saputri juga merasa bersyukur karena banyak pengetahuan yang diterimanya saat ikut pelatihan ini.

"Setelah mengikuti pelatihan ini, saya mengetahui bagaimana cara memfoto produk UMKM dengan benar. Saya dapat teknik foto baru," ungkapnya.

Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi Palangkaraya ini juga tertarik untuk membuka usaha UMKM ke depannya.

"Lumayan tertarik untuk membuka usaha UMKM ke depan karena sudah tahu trik memasarkan produk ini di media sosial," ucapnya.

Wulan juga menilai bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo sebagai sosok yang sangat peduli terhadap perkembangan milenial.

"Sosok Bapak Ganjar dekat dengan anak muda dan rakyat kecil, memahami apa saja keluhan masyarakat," katanya.

Dia juga berdoa agar Ganjar Pranowo menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029. Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Kalteng Hamijul Fuad mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah besar bagi pihaknya untuk terus memberikan manfaat kepada para pemuda, khususnya santri dan perempuan milenial di Kalteng 

"Kami dari SDG Kalteng mengajak teman-teman Srikandi Ganjar yang bergerak bersama perempuan milenial berkolaborasi bikin kegiatan pelatihan ini," katanya.

Koordinator Wilayah (Korwil) Srikandi Ganjar Kalteng Refa Asmianur mengatakan kolaborasi ini sangat baik untuk makin mengembangkan minat dan bakat para milenial di Kalteng.

"Jadi, teman santri dan perempuan milenial belajar bagaimana caranya memfoto produk dan iklan juga di media sosial," ucapnya.

Srikandi Ganjar juga sebelumnya telah mendorong pelatihan UMKM kerajinan tangan di salah satu kafe di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak sebagai mendorong perempuan di daerah itu lebih produktif dan kreatif.

Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Banten, Ila Kholilannisa mengatakan, beberapa kerajinan tangan yang dibuat dalam pelatihan tersebut di antaranya pouch hingga konekter masker.

 

"Dalam melaksanakan kegiatan ini kita mengundang ahli atau profesionalnya untuk mengajarkan ke teman-teman bagaimana membuat kerajinan tangan," kata Ila, demikian dilansir dari Antara

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement