Selasa 26 Sep 2023 16:11 WIB

Pedangdut Cupi Cupita Diperiksa Bareskrim Terkait Promosi Judi Online

Cupi Cupita tiba di Bareskrim Polri pukul 12.54 WIB.

Penyanyi Cupi Cupita (depan) memberikan keterangan kepada media. (Ilustrasi)
Foto: Antara/Muhammad Adimadja
Penyanyi Cupi Cupita (depan) memberikan keterangan kepada media. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memeriksa penyanyi dangdut Cupi Warsita alias Cupi Cupita terkait penyelidikan kasus promosi judi daring. Cupi Cupita tiba di Bareskrim Polri pukul 12.54 WIB dengan didampingi rekan, manager, dan pengacaranya.

Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan pemeriksaan Cupi Cupita tersebut dalam rangka klarifikasi.

Baca Juga

"Kami informasikan bahwa pada hari ini, Selasa, 26 September 2023, akan dilakukan pemeriksaan, klarifikasi kepada Saudari Cupi Warsita alias Cupi Cupita terkait dugaan endorsement situs yang diduga sebagai website judi online," kata Vivid di Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Hingga berita ini ditulis, Cupi Cupita masih diperiksa di ruang Bareskrim Polri. Vivid akan menginformasikan lebih lanjut terkait perkembangan proses pemeriksaan tersebut.

 

"Update mengenai hasil akan kami sampaikan kembali kepada rekan-rekan," tambah Vivid.

Dittipidsiber Bareskrim Polri meminta klarifikasi sejumlah artis yang diduga melakukan promosi judi daring. Sebelumnya, Kamis (14/9/2023) dan Selasa (19/9/2023), Bareskrim Polri memeriksa artis Wulan Guritno. Pada Sabtu (23/9/2023), polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap artis Yuki Kato.

Dittipidsiber Bareskrim Polri mengimbau para artis, selebgram, dan pemengaruh media sosial untuk tidak melakukan promosi judi daring karena dampaknya menimbulkan keresahan masyarakat. Salah satu dampak judi daring ialah menimbulkan kecanduan yang memicu terjadinya tindak pidana lain, seperti mencuri, menjual diri, hingga bunuh diri.

Sepanjang tahun 2023, Dittipidsiber Bareskrim Polri sudah mengungkap 77 kasus judi daring dan menetapkan 130 orang sebagai tersangka. Sementara di tahun 2022, tercatat ada 610 kasus yang diungkap dengan 760 orang tersangka.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement