Jumat 15 Sep 2023 20:20 WIB

Dapat Dukungan Penuh PKS, Anies: Ini adalah Babak Baru

PKS resmi mendukung pasangan Anies-Muhaimin.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Teguh Firmansyah
PKS resmi mengusung pasangan Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PK, Jakarta, Jumat (15/9/2023) malam.
Foto: Dok Tangkapan layar
PKS resmi mengusung pasangan Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar di Kantor DPP PK, Jakarta, Jumat (15/9/2023) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bakal calon presiden (capres) Anies Rasyid Baswedan berterima kasih kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang resmi mengusung Abdul Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) dirinya. Keputusan tersebut diambil setelah PKS menggelar Musyawarah Majelis Syura pada Jumat (15/9/2023).

"Alhamdulillah, pada malam ini sebuah babak baru kita masuki, proses yang dijalani selama beberapa waktu ini bukanlah proses politik tanpa tujuan. Misi yang kita bawa adalah membuat Indonesia menjadi sebuah negeri yang menghasilkan sebuah rasa keadilan, sebuah negeri  yang menghasilkan rasa kesetaraan," ujar Anies di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (15/9/2023) malam.

Baca Juga

Misi yang hendak dibawa oleh Anies-Muhaimin adalah menghadirkan keadilan dan kesetaraan bagi masyarakat Indonesia. Untuk menghadirkan dua hal tersebut, dibutuhkan kewenangan yang dapat diraih lewat pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Ia bersyukur, Partai Nasdem, PKB, dan PKS kini benar-benar resmi dalam Koalisi Perubahan dalam mengusung Anies-Muhaimin. Sebab, resminya ketiga partai politik tersebut dalam satu koalisi melewati berbagai proses dan dinamika.

 

"Kita sampaikan ke seluruh rakyat, bahwa koalisi ini bukan sekadar menargetkan menang. Menang adalah babak awal, yang kita emban adalah ingin Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, yang melindungi setiap tumpah darahnya," ujar Anies.

Anies bersama Muhaimin siap mengemban amanah rakyat yang disalurkan lewat Partai Nasdem, PKB, dan PKS. Ia mengakui, itu merupakan amanat yang besar dan memiliki berbagai konsekuensi dan tanggung jawab.

"Insya Allah, dengan ridha Allah, dengan dijalankan dengan orang-orang yang baik, dengan tujuan yang baik, dengan cara yang baik, tujuan yang baik, insya Allah, amanat ini bisa dijalankan sebaik-baiknya," ujar Anies.

"Perjuangan kita akan diantarkan pada kemenangan, dan kemenangan itu bukan sekadar untuk kita. Kita ingin kemenangan itu untuk seluruh rakyat Indonesia," kata mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Muhaimin juga berterima kasih kepada Majelis Syura PKS yang telah menetapkan dirinya menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) dari Anies. PKB, PKS, bersama Partai Nasdem siap memenangkan Pilpres 2024.

Keputusan Majelis Syura PKS terhadap dirinya adalah sebuah kepercayaan yang amat luar biasa baginya. Kepercayaan tersebut akan menjadi semangat dirinya bersama Anies untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Di samping itu, hubungan PKB dan PKS sendiri sudah terjalin sejak lama, baik di eksekutif dan legislatif. Salah satunya adalah saat dirinya dan Salim Segaf Al Jufri menjadi bagian dari kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kebersamaan hari ini reunian dan kebersamaan untuk menyongsong Indonesia yang lebih maju, adil, sejahtera. Kebersamaan hari ini adalah kebersamaan yang terus menguatkan persaudaraan keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan," ujar Muhaimin.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement