Kamis 14 Sep 2023 17:54 WIB

Jadi Kandidat Utama Cawapres, Erick Thohir Pilih Introspeksi Tingkatkan Kinerja

Erick menilai, keberlanjutan terhadap program yang baik merupakan sebuah keharusan.

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Erik Purnama Putra
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2023).
Foto:

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mencoba menenangkan para pecinta sepak bola tanah air dan warganet yang memintanya jangan meninggalkan PSSI dalam waktu dekat. Erick menegaskan, dirinya akan terus menjaga kepercayaan dan amanah yang diperolehnya sebagai Ketua Umum PSSI hingga periode waktunya berakhir tahun 2027, apapun posisinya di dunia politik nantinya.

 

“Saya, percaya, tidak akan mengecewakan. Saya akan jaga amanah ini,” ujar Erick saat ditanya tentang banyaknya komentar warganet yang memintanya jangan mencalonkan diri jadi Calon Wakil Presiden atau jabatan apapun sehingga harus meninggalkan PSSI, Jakarta, Kamis (14/9/2023).

 

Menurut Erick, dirinya memiliki contoh pengalaman di masa lalu yang dapat dijadikan acuan bahwa dirinya bisa dipercaya dalam menjalankan amanah. Contoh yang ia angkat adalah saat dirinya diminta membangun Klub Persija Jakarta pada periode tahun 2000 – 2002 oleh IGK Manila.

 

“Di dunia olahraga saya bukan orang baru. Tahun 2000 - 2002 saya diminta Pak IGK Manila, memperbaiki Persija Jakarta, jadi juara kok,” katanya.

 

Menurut Erick, kontraknya sebagai Ketua Umum PSSI masih hingga tahun 2027. Hingga habis masa jabatannya tersebut, dia menegaskan akan terus membenahi sepak bola.

 

Salah satunya adalah membangun Tim Nasional (Timnas) yang kuat. Terbukti dalam sepekan terakhir saja, Timnas U23 sanggup mengalahkan Timnas  Turkmenistan dan Taiwan, serta mencetak sejarah baru, mengantarkan Indonesia masuk ke Final Piala Asia 2024 di Qatar.

 

Untuk menjadi prestasi tersebut, Erick menegaskan, salah satu caranya adalah memisahkan olah raga dari politik. “Kita harus jaga itu. Kita harus jaga menjadi hal yang berkesinambungan. Bukan menjadi sumber perpecahan, karena olahraga itu pemersatu. Jadi ayo sama- sama kita lihat, melihatnya jangan terfragmentasi, pecah – pecah, lihat ini sebagai satu kesatuan, tetap positif thinking, dengan saling mendukung,” tuturnya.

 

n ferginadirab

 

 

n ferginadirab

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement