Rabu 13 Sep 2023 15:58 WIB

Museum Joang 45 Sajikan Pameran Evolusi Mobil dari Masa ke Masa

Museum Joang 45 Jakarta menampilkan evolusi mobil sejak masih dirancang.

Pameran
Foto: pixabay
Pameran "Jejak Memori: Mobil dan Hidup Kita" di Museum Joang 45 Jakarta menampilkan evolusi mobil sejak masih dirancang. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pameran "Jejak Memori: Mobil dan Hidup Kita" di Museum Joang 45 Jakarta menampilkan evolusi mobil sejak masih dirancang sebagai kendaraan roda dua yang ditarik kuda pada tahun 1800-an hingga bermesin dengan teknologi tinggi di era sekarang.

Kepala Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta Esti Utami dalam acara pembukaan di Jakarta pada Rabu mengatakan, pameran tersebut digelar untuk mengedukasi masyarakat tentang perkembangan mobil, khususnya di Jakarta, serta nilainya di masa sekarang mengingat dulu mobil hanya digunakan oleh orang-orang penting.

Baca Juga

"Melalui pameran ini, Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta mencoba memberikan gambaran dan cerita tentang mobil yang akhirnya sangat berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat," ujar Esti.

Esti menambahkan, pameran “Jejak Memori: Mobil dan Hidup Kita” juga bertujuan untuk lebih memperkenalkan tiga koleksi unggulan Museum Joang 45 yaitu mobil Rep-1, Rep-2, dan mobil peristiwa Cikini.

Sebagai informasi, Rep-1 adalah mobil Buick buatan Amerika tahun 1939 yang merupakan mobil kepresidenan pertama milik pemerintah Indonesia dan digunakan oleh Presiden Soekarno dalam menjalankan tugas. Sementara itu, mobil Rep-2 merupakan mobil De Soto buatan tahun 1938 yang digunakan oleh Wakil Presiden, Mohammad Hatta.

Adapun mobil peristiwa Cikini merupakan mobil bermerek Imperial yang digunakan Presiden Soekarno saat terjadi peristiwa peledakan granat di Perguruan Cikini.

"Mungkin tidak banyak masyarakat yang tahu tentang kisah dibalik pemakaian mobil-mobil ini oleh presiden dan wakil presiden pertama RI, tentu saja sarat dengan sejarah yang penting untuk diberitakan kepada generasi penerus bangsa," ujar Esti.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Pameran Temporer "Jejak Memori: Mobil dan Hidup Kita" Galih Hutama Putra mengatakan, penyelenggaraan pameran dibantu oleh Komunitas Sejarah Lintas Batas dengan tim kurator yakni Andi Achdian dan Kartum Setiawan serta asisten kurator Petrik Matanasi.

Pameran "Jejak Memori: Mobil dan Hidup Kita" berlangsung selama 14 hari, mulai hari ini hingga 26 September 2023. Ada dua rangkaian acara pendukung untuk memeriahkan pameran, yakni lomba fotografi yang telah dilaksanakan jelang pameran dan seminar "Kisah Unik di Balik Mobil Antik" yang akan digelar pada 26 September 2023.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement