Kamis 31 Aug 2023 10:03 WIB

Perisai Nusantara: Indonesia Butuh Strong Leader!

Prabowo dianggap sebagai 'strong leader' untuk hadapai tantangan Indonesia.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (ilustrasi)
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekolompok anak muda yang menyatakan bergabung menjadi relawan Prabowo Subianto mendeklarasikan "Perisai Nusantara" (PS). Mereka menyatakan Indonesia butuh sosok strong leader (pemimpin kuat) agar mampu menjaga kelangsungan kemajuan pembangunannya.

“Perisai Nusantara” berdiri berdasarkan pemikiran bahwa sebuah bangsa selalu memiliki perisai, tameng atau pelindung baik oleh sejarahnya, peradaban, SDA dan Sumberdaya Manusianya. Termasuk individu-individu yang memiliki kemampauan dalam memimpin bangsa”, kata Ahmad Kailani, Ketua Umum Perisai Nusantara, di Jakarta, (30/8/2023).

Menurut Kailani, selain bertekad mendukung Prabowo Subianto sebagai presiden 2024-2029, pendirian Perisai Nusantara itu  berdasarkan pemikiran bahwa saat ini bangsa Indonesia selain membutuhkan seorang pemimpin yang kuat di dalam menghadapi persiangan global, namun sang pemimpin harus mampu  merangkul semua kekuatan dalam menghadapi ancaman. Softly Inside (lunak ke dalam), Strongly Outside (keras ke luar)”. Kata Ahmad Kailani.

Pada bagian lain, berdirinya PS Nusantara juga didasarkan pada kekhawatiran menguatnya kembali polarisasi aliansi Timur vs Barat yang berdampak pada ancaman militer. Aliansi Rusia-Tiongkok dan sekutunya vis a vis AS-Uni Eropa plus sekutunya seperti Jepang dan Korea Selatan, dikhawatirkan akan terus memanas.

''Persaingan tersebut Hal berpotensi mengancaman kawasan Asia Tenggara dan tentu saja Indonesia. Mengapa? Karena anggota ASEAN juga terbelah dua saat mensikapi perang Rusia-Ukraina,'' ujarnya. 

Selain itu, PS Nusantara juga menyinggung tentang ancaman perubahan iklim global yang terjadi karena aktivitas manusia seperti polusi udara dan kerusakan alam, telah membawa dampak ke berbagai sektor, terutama sektor ekonomi dan sektor kesehatan.

"Semua sudah tahu masalah ini telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Convention of Parties (COP) 26 di Glasgow, 2021, Negara kita telah berkomitmen untuk menjadi salah satu pemimpin dunia dalam upaya pencegahan perubahan iklim, melalui penghentian perusakan alam dan transisi energi menuju penggunaan energi bersih. Ini memang sebuah agenda besar yang memerlukan konsep yang matang dan kepemimpinan yang kuat, karena akan berhadapan dengan berbagai kepentingan ekonomi jangka pendek yang masih sangat dominan,'' tegas Khailani.

Perisai Nusantara diiniasasi sejak akhir Juni 2023. Digagas oleh sejumlah eks aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII). PS Nusantara juga telah melakukan koordinasi menghimpun kekuatan di berbagai wilayah di Indonesia. Koordinasi antar daerah lebih banyak dilakukan melalui zoom. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement