Selasa 29 Aug 2023 01:40 WIB

Puluhan Miliar untuk Pengembangan Sektor Peternakan

Sektor peternakan diharapkan dongkrak ekonomi Kalimantan Tengah.

Ilustrasi sektor peternakan.
Foto: ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Ilustrasi sektor peternakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengalokasikan hingga Rp43 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 untuk pengembangan sektor peternakan di daerah setempat.

"Pemprov memiliki komitmen untuk mengembangkan peternakan di Kalimantan Tengah. Pada 2023 ini, melalui APBD provinsi, dialokasikan anggaran sekitar Rp43 miliar," kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo di Palangka Raya, Senin (28/8/2023).

Baca Juga

Adapun alokasi anggaran tersebut terbagi untuk pemberian bantuan bibit sapi sebanyak 850 ekor, kambing 2.241 ekor, ayam 3.808 ekor, itik 2.142 ekor, dan babi 794 ekor.

Selain itu juga untuk sarana prasarana pendukung usaha peternakan kepada masyarakat, berupa pembangunan kandang ternak, alat mesin pertanian, pakan ternak, vaksin serta obat-obatan dalam bentuk hibah kepada masyarakat.

Selain itu pada tahun ini juga sedang dibangun pabrik pakan ternak berkapasitas 30 ton per hari yang diharap mampu menyediakan pakan murah bagi peternak dan apartemen ayam broiler berkapasitas 30 ribu ekor.

Tujuannya adalah sebagai penyangga dalam pengendalian inflasi harga ayam pedaging di wilayah Kalimantan Tengah yang pembangunannya diharap selesai pada akhir 2023.

Lebih lanjut dia menyampaikan, perkembangan usaha peternakan dan kesehatan hewan di Kalimantan Tengah menjadi isu strategis, mengingat peran penting serta berbagai kondisi yang berkembang dalam penyediaan pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal.

"Komoditas peternakan merupakan salah satu sumber pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan beberapa komoditas pangan berkontribusi dalam inflasi," tambahnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah Sunarti menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi bagi insan peternakan tentang pentingnya pengembangan usaha peternakan.

"Termasuk upaya dalam membuka wawasan bagi pemangku kepentingan terkait untuk menciptakan iklim investasi di sektor peternakan yang kondusif, dan menyediakan pangan murah bagi masyarakat Kalimantan Tengah," tuturnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement