Senin 28 Aug 2023 15:45 WIB

Megawati Bersama Ganjar Terima Oesman Sapta dan Pengurus Hanura

Hanura menegaskan Ganjar bukan cawapres dari capres lain.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menemani Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang akan meneken kerja sama politik untuk mengusung Ganjar Pranowo, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (28/8/2023).
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menemani Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang akan meneken kerja sama politik untuk mengusung Ganjar Pranowo, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (28/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama bakal capres Ganjar Pranowo menerima silaturahim Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dan jajarannya di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (28/8/2023).

Megawati didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama sejumlah pengurus pusat seperti Arif Wibowo, Sadarestuwati, Mindo Sianipar, Nusyirwan Soedjono, Ahmad Basarah, dan Eriko Sotarduga.

Baca Juga

Sementara itu, Ketua Umum Hanura Oesman Satpa Odang didampingi Sekjen Kodrat Shah, Bendahara Umum Halim Shahab, Ketua Dewan Kehormatan Marwan Paris, Ketua Dewan Penasihat Bachtiar Aly, dan pengurus pusat Hanura.

Megawati bersama Ganjar menerima Oesman di ruang tamu lantai 3, DPP PDI Perjuangan. Sekjen PDI Perjuangan dan Eriko Sotarduga menyaksikan momen tersebut. Megawati lalu berdialog dengan Ganjar dan Oesman. Terlihat mi ayam yang siap untuk disantap Ganjar dan Oesman.

Sebelumnya, pada hari Senin (31/7/2023), Partai Hanura menyatakan dukungannya kepada Ganjar setelah Megawati menetapkan Ganjar sebagai capres pada tanggal 21 April lalu. Politikus Hanura Inas Nasrullah menepis narasi bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) karena menilai Gubernur Jawa Tengah itu memiliki modal besar maju pada Pilpres 2024.

"Apabila ada narasi yang menginginkan Ganjar Pranowo menjadi bakal cawapres dari capres lain, yang membuat narasi tersebut miskin ilmu politiknya," kata Inas dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Senin (28/8/2023).

Menurut Inas, Ganjar bisa memenangi kontestasi Pilpres 2024. Hal itu karena Ganjar memiliki elektabilitas tinggi dan telah mendapat dukungan dari PDI Perjuangan, sebagai satu-satunya partai yang bisa mengusung pasangan calon presiden/wakil presiden tanpa berkoalisi dengan partai lain.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement