Jumat 25 Aug 2023 23:58 WIB

Dinas Gulkarmat Siram Sejumlah Ruas Jalan di DKI untuk Perbaiki Kualitas Udara

Dinas Gulkarmat yakin penyiraman bisa menekan suhu panas dan debu

Rep: Haura Hafidzah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Petugas Dinas Gulkarmat. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyiram sejumlah ruas jalan protokol pada Jumat (25/8/2023).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Petugas Dinas Gulkarmat. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyiram sejumlah ruas jalan protokol pada Jumat (25/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyiram sejumlah ruas jalan protokol pada Jumat (25/8/2023). Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan suhu panas dan debu akibat kemarau ekstrem serta memperbaiki kualitas udara di Jakarta.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan kegiatan tersebut terbagi menjadi dua sesi yaitu sesi I pukul 10.00 WIB dan sesi II pukul 14.00 WIB. 

"Penetapan kawasan-kawasan ini merujuk pada Indeks Kualitas Udara (IQ Air). Dalam agenda tersebut, kami mengerahkan sebanyak 12 unit kendaraan dan 60 personel,” kata Satriadi dalam keterangan tertulis pada Jumat (25/8/2023).

Lebih lanjut, Satriadi menjelaskan, pasokan air yang dipakai untuk kegiatan penyiraman ini berasal dari hasil penyulingan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Setiabudi, sehingga air yang digunakan bukan merupakan pasokan air baku (air bersih). 

Proses penyiraman ke depan akan terus dilakukan oleh Dinas Gulkarmat DKI Jakarta bersama petugas gabungan lainnya sebagai bentuk upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang lebih sejuk, bersih, dan sehat.

Satriadi juga mengimbau agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Hal tersebut selain memperburuk kondisi lingkungan, juga berpotensi menyebabkan kebakaran di tengah situasi kemarau ekstrem. 

“Program preventif atau pencegahan kebakaran perlu menjadi perhatian untuk mengantisipasi bahaya kebakaran di musim kemarau ekstrem. Ini perlu kita lakukan bersama masyarakat untuk keselamatan sesama,” kata Satriadi.

Adapun sejumlah titik lokasi yang menjadi sasaran dalam kegiatan kali ini yaitu : 

- Medan Merdeka Barat (Silang Monas Barat Laut ) s.d. Patung Pemuda

- Patung Pemuda s.d. Medan Merdeka Barat (Silang Monas Barat Laut)

- Slipi (Peninsula) s.d. Cawang (UKI)

- Cawang (UKI) s.d. Slipi (Peninsula).

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement