Senin 24 Jul 2023 16:28 WIB

Gerindra: Jokowi Beri Support ke Prabowo-Erick

Jokowi dan Iriana berada satu kendaraan bersama Erick Thohir dan Prabowo Subianto.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus raharjo
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemani kunjungan Presiden Jokowi ke pabrik PT Pindad, Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023).
Foto: Dok. Republika
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menemani kunjungan Presiden Jokowi ke pabrik PT Pindad, Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang berada satu mobil dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan Ibu Negara Iriana. Ia memandang, itu merupakan bentuk dukungan Jokowi terhadap kinerja Prabowo dan Erick di Kabinet Indonesia Maju.

"Saya menganggapnya itu sebagai sebuah bentuk support Pak Jokowi terhadap kinerja dua orang tersebut," ujar Muzani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/7/2023).

Baca Juga

Ia sendiri tak ingin menjawab apakah peristiwa tersebut merupakan bentuk dukungan atau endorsement Jokowi kepada Prabowo dan Erick untuk berpasangan pada Pilpres 2024. Ia pun meminta publik untuk menafsirkannya sendiri.

"Bisa bertafsir macam-macam, bisa seperti itu (Jokowi mendukung pasangan Prabowo-Erick), bisa terserah yang menafsirkan," ujar Muzani.

 

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa Partai Gerindra saat ini tengah berkoalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hingga saat ini, ia juga menegaskan bahwa Abdul Muhaimin Iskandar sosok terkuat untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Prabowo.

"Dalam pembicaraan kami dengan PKB, hanya satu calon wakil presiden namanya Muhaimin Iskandar dan kami sudah paham, kami sudah mengerti," ujar Wakil Ketua MPR itu.

Sebelumnya, Muhaimin menyinggung partainya yang sudah berkoalisi dengan Partai Gerindra selama 11 bulan. Dalam pidatonya pada Harlah ke-25 PKB, ia juga menyinggung takdir yang akan menentukan nasibnya.

Awalnya, ia membuka pidatonya dengan berterima kasih kepada ketua umum partai politik yang hadir langsung dalam Harlah ke-25 PKB. Pertama kali yang disebutkannya adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Hadir bersama kita Ketua Umum Gerindra Pak Haji Prabowo, tepuk tangannya dahsyat penuh rasa cinta. Mohon maaf Mbak Puan, (Prabowo) saya sebut pertama karena kita sudah koalisi 11 bulan lamanya, hanya, hanya takdirlah yang menentukan nasib kita," ujar Muhaimin membuka pidatonya pada Harlah ke-25 PKB, Ahad (23/7/2023).

"Pak Prabowo jauh-jauh terbang acara di Paris langsung mendarat di Jakarta, langsung ke Solo demi kalian-kalian ini," kata Muhaimin disambut teriakan dukungan kepada Prabowo oleh kader PKB.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement