Jumat 21 Jul 2023 20:57 WIB

Puluhan Karyawan Pabrik Garmen di Bandung Diduga Keracunan

Sebagian karyawan diketahui sudah terdapat yang pulang.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ani Nursalikah
Unit Reskrim Polsek Batununggal bersama Inafis Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) pada perusahaan garmen di Kota Bandung terkait puluhan karyawan yang diduga mengalami keracunan makanan, Jumat (21/7/2023).
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Unit Reskrim Polsek Batununggal bersama Inafis Polrestabes Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) pada perusahaan garmen di Kota Bandung terkait puluhan karyawan yang diduga mengalami keracunan makanan, Jumat (21/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 32 orang karyawan pabrik garmen di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung harus mendapatkan perawatan di rumah sakit Pindad, Jumat (21/7/2023). Mereka diduga mengalami keracunan sehabis menyantap makanan katering berupa nasi dan telur.

Kapolsek Batununggal Iptu Sonny Rinaldi membenarkan telah terjadi peristiwa puluhan karyawan pabrik diduga mengalami keracunan sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka berjumlah 32 orang.

Baca Juga

"Saya baru dapat kabar sekitar 32 orang keracunan. Kondisi pasien saya tanyakan pusing kepala sama sakit perut mau pingsan," ucap dia ditemui di Rumah Sakit Pindad, Jumat (21/7/2023) malam.

Ia mengatakan para pasien sudah mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Pindad. Sebagian karyawan diketahui sudah terdapat yang pulang.

"Ada juga yang sudah kembali pulang karena masih kuat," jelas dia.

Salah seorang karyawan yang enggan disebut identitas mengaku merasa pusing setelah memakan makanan yang disajikan saat jam kerja. "Makan nasi telur. Pusing. Udah (boleh pulang sama dokter)," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement