Jumat 21 Jul 2023 17:58 WIB

Wapres Minta TNI/Polri Inovatif Hadapi Fenomena Supremasi Hukum

Calon perwira TNI/Polri harus mempunyai kapasitas membaca konteks internasional.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Erdy Nasrul
Wakil Presiden KH Maruf Amin.
Foto: Tangkapan Layar
Wakil Presiden KH Maruf Amin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta personil TNI/Polri inovatif dan adaptif untuk menghadapi ancaman global yang saat ini terus meningkat. Kiai Ma'ruf mengingatkan, saat ini ancaman dalam menjaga ketahanan bangsa tidak terbatas hanya pada aspek fisik semata.

Lebih dari itu, kata Kiai Ma'ruf, ancaman global berupa soft power seperti isu hak asasi manusia, isu ideologi dan ketimpangan global, perubahan iklim maupun kejahatan siber juga perlu diwaspadai.

Baca Juga

"Para Capaja (calon perwira remaja) diharapkan dapat terus kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap fenomena-fenomena supremasi hukum baru yang semakin kompleks, juga masalah globalisasi informasi, yang menuntut negara kita untuk terus dapat meningkatkan ketahanan dan keamanan nasional," ujar Kiai Ma'ruf saat menghadiri acara pembekalan kepada Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI dan Polri Tahun 2023 di Balai Sudirman Jakarta, Jumat (21/07/2023). 

Kiai Ma'ruf menyampaikan, apalagi dengan meningkatnya tensi konflik geopolitik, maka calon perwira TNI/Polri harus mempunyai kapasitas untuk membaca konteks internasional yang terus berubah.

Selain ancaman global, dari sisi nasional pun para calon perwira memiliki peran besar untuk menyukseskan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, negara akan mencapai usia 100 tahun dan menuntut para generasi penerusnya untuk terus berperan aktif membangun Indonesia menuju kemakmuran dan kesejahteraan. 

"Kita tengah mengemban tugas berat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Saya berpesan kepada Saudara sekalian, para generasi muda, agar terus gigih dan setia melanjutkan tugas sejarah ini," ujarnya. 

Dengan demikian, kata dia, kesiapan untuk mengemban tugas mulia ini harus mulai ditunjukkan dari sekarang. Sebab, tidak ada hasil yang instan dalam mencapai kesuksesan. 

“Tunjukkan pula kecerdasan, kesiapsiagaan dan ketangkasan untuk menghadapi tantangan masa depan," ujarnya. 

Panglima TNI Yudo Margono, melaporkan rincian jumlah Capaja yang hadir pada hari ini dan telah menyelesaikan pendidikan dengan baik di akademi masing-masing.

"Dihadapan Bapak saat ini adalah para Calon Perwira Remaja TNI dan Polri Tahun 2023 yang berjumlah 833 orang dengan rincian sebagai berikut; Capaja TNI AD berjumlah 357 orang, Capaja TNI AL 94 orang, Capaja TNI AU 114 orang, serta Capaja Polri sejumlah 268 orang," lapor Yudo.

"Mereka semua telah menyelesaikan masa pendidikan 4 tahun di akademi masing-masing. Insya Allah akan dilantik sebagai TNI Polri pada tanggal 26 Juli di Istana Negara," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement