Rabu 21 Jun 2023 15:21 WIB

Masyarakat Diimbau tak Gaduh Sikapi Kontroversi Pesantren Al Zaytun

Pimpinan Al Zaytun diminta kooperatif dan tak membuat kontroversi selama investigasi.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agus raharjo
Pimpinan Ma
Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Pimpinan Ma

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Juru Bicara Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak gaduh dalam menyikapi kontroversi menyangkut Pesantren Al Zaytun saat ini. Masduki mengingatkan masyarakat tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang sengaja memperkeruh situasi atas polemik Al Zaytun ini, salah satunya umat Islam gaduh.

"Masyarakat mesti tenang, jangan sampai ada kegaduhan. Kalau terjadi kegaduhan saya kira ada pihak-pihak yang menginginkan begitu," ujar Masduki dalam keterangannya kepada wartawan pada Rabu (21/6/2023).

Baca Juga

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi ini tidak menutup kemungkinan adanya pihak yang sengaja memantik kegaduhan di tahun-tahun politik. Menurutnya, persatuan umat Islam menjelang Pemilu 2024 yang beberapa bulan lagi harus terus diperkuat.

"Ada pihak yang menginginkan umat Islam gaduh justru di saat memilih pemimpin nasional, jangan sampai terjadi seperti itu dan seterusnya. Saya kira kalau tidak gaduh semuanya tenang, tidak percaya dengan hoaks di media sosial," ujarnya.

 

Masduki pun mengajak masyarakat untuk mempercayakan tim yang sudah bergerak untuk melakukan investigasi diantaranya Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas-ormas Islam. Saat ini tim melakukan pendalaman dan hasil investigasi akan dilaporkan dan disimpulkan untuk kemudian ditindaklanjuti dengan berbagai rekomendasi.

"Semuanya belum final, kita tunggu investigasi lalu kemudian hasilnya seperti apa, Pemprov Jawa Barat saya kira pastinya akan melaporkan ke pemerintah pusat nantinya," ujar Masduki.

Dia juga mendesak pimpinan Al Zaytun kooperatif dan tidak membuat kontroversi di tengah investigasi yang sedang berlangsung agar tidak menimbulkan persoalan baru. "Pimpinan Al Zaytun juga supaya jangan membuat kontroversi saya kira penting. Dan Gubernur Jawa Barat sudah menyatakan pimpinan Al Zaytun sudah koperatif. Mudah-mudahan investigasi itu menghasilkan sesuatu kondusif dan memberikan kesimpulan yang produktif bagi bangsa dan negara," katanya.

Desakan Wakil Presiden Maruf Amin...

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement