Selasa 13 Jun 2023 13:29 WIB

BSI DiginoFest 2023 Pontianak Hadirkan StartUp dan Innovation Talk

StartUp dan Innovation Talk hadirkan para pelaku Startup sebagai pembicara.

StartUp dan Innovation Talk BSI DiginoFest 2023 Pontianak hadirkan para pelaku Startup sebagai pembicara.
Foto: Dok. Universitas BSI
StartUp dan Innovation Talk BSI DiginoFest 2023 Pontianak hadirkan para pelaku Startup sebagai pembicara.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Event Bursa Kerja dan Magang BSI DiginoFest Pontianak 2023 banyak mengundang startup untuk berbagi cerita dan pengalaman. Kegiatan ini berlangsung di Pontianak Convention Center, Kalimantan Barat, akhir pekan lalu.

Gelaran DiginoFest Pontianak 2023 bukan hanya menyediakan informasi bursa kerja namun juga menghadirkan pelaku startup untuk berbincang dan berbagi pengalaman dalam sesi acara StartUp dan Innovation Talk. StartUp dan Innovation Talk mengangkat tema 'Cuan dan Peluang di Era Digital Kreatif' menghadirkan pembicara yakni Bryan Givan selaku CEO Mandiri Digital Universe (MDU) atau Lab NextOne dan Rizky Ramadhan selaku Owner Bujang Kurir (BK).

Baca Juga

Bryan Givan berbagi cerita awal mulanya mendirikan startup MDU ini sebab merasa dirinya memiliki passion di bidang digital kreatif yakni menjadi konten kreator. “Berangkat dari hobi membuat konten di media sosial, saya merasa memiliki peluang untuk merintis startup MDU, yang memang secara khusus bergerak di bidang digital kreatif,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (13/6/2023).

Menurut Bryan, memulai startup itu harus memiliki pedoman 3 P yakni (Passion, Profit, Pengalaman). “Selain passion, merintis startup juga harus punya profit, jangan sampai membangun startup tanpa profit. Dan terakhir yakni pengalaman, cari banyak pengalaman dengan sharing pengetahuan dan ikuti berbagai acara seminar ataupun workshop yang dapat menambah pengetahuan,” katanya.

Sementara itu, Rizky Ramadhan selaku owner BK memiliki latar belakang yang berbeda saat merintis startup miliknya yang sudah berusia 8 tahun ini. Ia mengatakan bahwa dari kata survive dirinya bertekad merintis startup sebagai penyedia jasa pesan antar.

“Jalani masa kuliah di Jawa, lalu kembali ke kampung halaman harus bisa survive dan berani menangkap peluang yang akhirnya dapat menjadi cuan, dengan jasa layanan pesan antar ini saya menangkap peluang dan kesempatan yang pada akhirnya selama 8 tahun bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pontianak dan sekitarnya,” jelas Rizky.

Ia pun berpesan dalam merintis startup generasi muda harus punya keberanian, berani memulai dan berani menangkap peluang. “Sebagai generasi muda, kita harus berani, berani memulai langkah, menciptakan ide-ide dan berani menangkap peluang agar bisa menjadi cuan,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement